Citizen Reporter

Kembangkan Pengelolaan Aren, TIM PKM Unhas Susun Strategi untuk Petani

Tiga mahasiswa Unhas menyusun strategi untuk membantu petani aren di Desa Lanne, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kembangkan Pengelolaan Aren, TIM PKM Unhas Susun Strategi untuk Petani
Tim mahasiswa Unhas
Tiga mahasiswa Unhas yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Sosial Humaniora (PKM PSH) menyusun strategi untuk membantu petani aren di Desa Lanne, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. 

Citizen reporter, Hikmah Meilani, Mahasiswa Universitas Hasanuddin 

Tiga mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Sosial Humaniora (PKM PSH) menyusun strategi untuk membantu petani aren di Desa Lanne, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Ketiga mahasiswa Unhas tersebut yaitu Dewi Indasary (Pertanian), Nurul Hikmah Meilani (Pertanian), dan Ramdhan Rahmat (Kehutanan).

Mereka melakukan penelitian di bawah bimbingan Dr. Suhasman, S.Hut,. M.Si. Strategi ini disusun guna mendorong pengelolaan aren yang saat ini semakin berkurang di daerah tersebut.

“Kami mencoba mencari tahu mengapa animo masyarakat kurang untuk mengelola aren. Bisa saja tidak diwadahi oleh pemerintah atau mereka belum mengetahui potensi ekonomi aren yang luar biasa,” Ujar Dewi selaku ketua tim.

Strategi yang dihasilkan berupa adanya peraturan desa setiap 1 pohon aren dewasa yang ditebang harus menanam 10x lipat pohon aren anakan, adanya fasilitas peningkatan aksesibilitas tanaman aren yang di dalam hutan yang tidak terkelola guna meningkatkan nilai tambahnya, serta adanya fasilitas sarana produksi gula merah yang dihasilkan dari nira aren.

Strategi tersebut disusun berdasarkan data di lapangan yang menunjukkan bahwa petani pengelola aren di Desa Lanne hanya berjumlah 25 orang, sedangkan jumlah populasi aren yang tumbuh mencapai 8000 pohon.

Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan aren belum dilakukan secara maksimal.

Di samping itu, adanya kebiasaan masyarakat desa yang menebang minimal satu pohon untuk keperluan adat juga menjadi alasan bahwa populasi aren dari tahun ke tahun akan berkurang.

Minimnya upaya pengelolaan dan revitalisasi yang dilakukan oleh masyarakat menjadikan potensi aren tidak termanfaatkan.

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

A

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved