Kadis Perhubungan: Mamasa Sulit Dapat Bantuan karena Statusnya

Domina mengatakan, banyak hal yang semestinya menjadi perhatian pemerintah pusat sekaitan dengan kondisi Mamasa.

Kadis Perhubungan: Mamasa Sulit Dapat Bantuan karena Statusnya
Semuel Masakaraeng/Tribun Timur
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamasa, Domina Mogot 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Domina Mogot menyebutkan, status bukan daerah tertinggal menjadi penghambat bantuan pemerintah pusat masuk ke Mamasa.

Hal itu dibuktikan bahwa sudah beberapa kali pihaknya mengusulkan ke Kementerian Perhubungan bantuan sarana dan prasarana angkutan jalan.

Namun, kata dia, setiap kali diusulkan, yang menghambat adalah status Kabupaten Mamasa yang bukan sebagai daerah tertinggal.

Anehnya, menurut dia, Kabupaten Polewali Mandar yang nota bene adalah induk dari Kabupaten Mamasa, tetapi sampai saat ini masih dinyatakan daerah tertinggal.

Domina mengatakan, banyak hal yang semestinya menjadi perhatian pemerintah pusat sekaitan dengan kondisi Mamasa.

Tetapi, setelah Mamasa ke luar dari status daerah tertinggal, maka bantuan yang seharusnya diberikan ke Mamasa tidak diterima.

"Susah karena setelah ke luar dari daerah tertinggal, kita tidak bisa dapat bantuan," kata Domina, Jumat (14/6/2019) siang.

Kata dia, hal itu yang sedikit menghambat pembangun di Kabupaten Mamasa.

Andai saja Mamasa masih berada pada status daerah tertinggal, maka Mamasa bisa maju dengan daerah lain di Sulbar.

"Polman itu, dapat 6 milliar rupiah dari dana DAK karena tidak ke luar dari daerah tertinggal," lanjutnya.

"Banyak yang kita usulkan tapi lagi-lagi terkendala soal daerah tertinggal," tambahnya.

Laporan wartawan @rexta_sammy

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved