RILIS

Darul Quran Buka Donasi untuk Korban Banjir Konawe

ribuan warga dari 69 desa di 17 kecamatan di Konawe Utara harus merasakan dampak dari banjir bandang

Darul Quran Buka Donasi untuk Korban Banjir Konawe
Rilis Daarul Quran
Banjir di Kecamatan di Konawe Utara 

KONAWE - Hujan deras yang terus terjadi di Sulawesi Tenggara sejak awal Juni lalu mengakibatkan beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara terendam banjir.

Berdasarkan data BNPB (12/6/2019), ribuan warga dari 69 desa di 17 kecamatan di Konawe Utara harus merasakan dampak dari banjir bandang yang terjadi.

Sebanyak 5.111 jiwa dari 1.420 KK harus mengungsi diposko pengungsian darurat yang ada.

Selain itu, sedikitnya sekitar 1.235 unit rumah terendam dan 185 unit lainnya hanyut terbawa arus.

Kerusakan sektor pertanian juga mencakup lahan sawah seluas 970.3 hektar, lahan jagung 83.5 hektar dan lainnya 11 hektar.

Sedangkan sektor perikanan darat/tambak seluas 420 hektar. Sampai hari ini, Pemerintah Konawe Utara masih menetapkan status tanggap darurat banjir mulai 2 Juni-16 Juni 2019.

Salah satu daerah terdampak banjir parah di Kabupaten Konawe Utara yaitu Desa Wanggudu Raya, Kecamatan Asera. Di daerah ini, sebanyak 317 jiwa yang terdiri dari 61 KK harus bertahan hidup dipengungsian seadanya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ada dua rumah warga yang ikut hanyut terbawa arus banjir. Jembatan Trans Sulawesi pun terputus akibat arus air yang sangat deras akibat hujan yang terus terjadi diwilayah ini. Hingga hari ini (14/6), Jembatan penghubung antara Sulawesi Tenggara dengan Sulawesi Tengah ini kini sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua meski hanya menggunakan kayu dan papan seadanya saja sebagai lintasan. Terlihat juga rumah-rumah disekitar Jembatan ikut terkena dampak banjir bandang yang menerjang Konawe Utara sejak awal Juni lalu.

Meski banjir masih menggenang beberapa wilayah di Konawe san Konawe Utara, namun beberapa warga nekat untuk menerobos dan masuk kedalam rumah demi menyelamatkan harta benda yang masih bisa diselamatkan. Selain itu, beberapa pengendara juga nekat untuk menerobos genangan air dijalanan, akibatnya kendaraan yang mereka tumpangi harus terhenti akibat mogok.

Beberapa daerah di Kabupaten Konawe juga terlihat masih terendam banjir. Seperti di Kecamatan Marosi, Kabupaten Konawe, ada tiga desa yang masih terdampak banjir seperti Desa Wonua Morini, Desa Mendikonu, dan Desa Nadowi. Di daerah ini banjir masih menggenangi rumah warga dan beberapa ruas jalan, sehingga kendaraan yang akan melintas baik kendaraan roda dua maupun empat harus diangkut menggunkan rakit milik warga.

Saat ini tim SIGAB (Siaga Bencana) PPPA Daarul Qur'an tengah melakukan penyisiran untuk mencari lokasi yang belum terjamah oleh bantuan.

Halaman
12
Editor: Suryana Anas
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved