VIDEO: Anaknya Lamar Polwan Bantaeng Rp 300 Juta, Ini Penjelasan Ibu Muh Irsam

Menurut ibu 5 orang anak itu, apa yang Ia lakukan sama keluarga pada umumnya.

TRIBUNJENEPONTO.COM, KELARA - Hj Muliati Nasir (43), tak pernah menyangka acara lamaran anaknya Muh Irsam Mulia Nasir akan viral.

Menurut ibu 5 orang anak itu, apa yang Ia lakukan sama keluarga pada umumnya.

Ini Tiga Hotel di Makassar Tawarkan Paket Halalbihalal di Bawah Rp 100 Ribu per Pax

Mulai 8 Juli 2019, Bank Mandiri KCP MMU Camba Maros Tempati Kantor Baru, Ini Alamatnya

Ia menjelaskan, awal mula munculnya uang panaik Rp 300 juta.

"Pihak keluarga perempuan tidak pernah minta uang panaik. Cuma, kita ambil dasar ada sepupu menikah dengan uang panaik Rp 250 juta," kata Hj Muliati Nasir keTribunJeneponto.com, Kamis (13/6/2019) siang.

Iapun menjelaskan, yang memiliki andil besar pernikahan ini yakni nenek Muh Irsam, Hj Basse (60).

Beberapa hari terakhir ini, kabar seorang Polwan cantik di Bantaeng yang diberi uang panaik sebesar Rp 300 juta, oleh keluarga calon suaminya.

Gadis beruntung tersebut adalah IIn Ariska Syahrir, seorang Polwan yang bertugas di Polres Banteng.

Ia dilamar oleh pria bernama Muh Irsam Mulia Nasir, yang diketahui merupakan politisi PDIP.

Suasana ramai pengunjung saat menikmati  hidangan di Karebosi Sky Lounge lantai 18 Karebosi Condotel.
Suasana ramai pengunjung saat menikmati hidangan di Karebosi Sky Lounge lantai 18 Karebosi Condotel. (Humas Karebosi)

Selain uang Rp 300 juta, keluarga Irsam juga menyerahkan 1 hektar tanah, 1 ton beras, 1 ekor kuda, dan 1 stel perhiasan emas. (TribunJeneponto.com)

Lapora Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved