Sudah 2 Pejabat dan Pensiunan Diperiksa Polisi Terkait Raibnya Dana Dinkes Parepare

Sejumlah Pejabat maupun pensiunan Pemkot Parepare telah dipanggil polisi untuk mencari titik terang dari kasus tersebut.

Sudah 2 Pejabat dan Pensiunan Diperiksa Polisi Terkait Raibnya Dana Dinkes Parepare
TRIBUN TIMUR/MULYADI
Puluhan warga yang tergabung dalam lembaga swadaya masyarakat (LSM) Fokus demo di Kantor DPRD Parepare, Rabu (13/2/2019). Demo yang digelar ini buntut dari isu aliran dana Dinas Kesehatan Parepare Rp 2,9 miliar yang raib dan diduga mengalir DPRD Parepare. 

TRIBUNPAREPARE.COM - Kepolisian Resort (Polres) Parepare terus mendalami kasus raibnya dana miliaran rupiah di Dinas Kesehatan.

Sejumlah Pejabat maupun pensiunan Pemkot Parepare telah dipanggil polisi untuk mencari titik terang dari kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Parepare Iptu Asian Sihombing menyebutkan, pemeriksaan itu hanya sebatas saksi. “Sepertinya memang ada

(pemeriksaan Pejabat dan eks pejabat ini),” kata Asian, Kamis (13/06).

Dugaan penyimpangan Dana Dinas Kesehatan Kota Parepare tahun 2018 awalnyamencapai Rp 2,9 miliar tetapi belakangan bertambah menjadi Rp 6,75 miliar.

Baca: Iwan Saad Jamin Gaji Petugas Kesehatan Dinkes Parepare Tahun 2019 Aman

Baca: Polemik Hilang Dana Dinkes Parepare, Polisi Kembali Periksa Dr Yamin

"Kita masih menunggu hasil audit BPKP terkait perhitungan kerugian negara," ucap mantan Kasat Reskrim Polres Bantaeng itu.

Kasus tersebut menjadi sorotan karena berdampak pada sejumlah kegiatan lingkup Dinas Kesehatan Parepare.

Di antaranya, upah tenaga honorer Call Center 112 pada triwulan keempat 2018 yang mencapai ratusan juta lebih tidak terbayarkan.

Dampak dari kasus itu, Dr Muh Yamin dicopot sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare dan diparkir sebagai staf ahli.

Selain Yamin, sejumlah jajaran pejabat Dinas Kesehatan Kota Parepare juga digeser di antaranya bendahara dan Sekdis Kesehatan Husain Halid yang diparkir sebagai staf di Kecamatan Soreang.(adi)

Halaman
12
Penulis: Mulyadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved