Pj Wali Kota Minta Balitbangda Makassar dan Pemprov Sulsel Berdayakan Masyarakat Pesisir

Iqbal mengharapkan Balitbangda Kota Makassar dan Provinsi Sulsel dapat bersinergi menciptakan rencana kerja untuk pemberdayaan masyarakat pesisir.

Pj Wali Kota Minta Balitbangda Makassar dan Pemprov Sulsel Berdayakan Masyarakat Pesisir
Humas Pemkot Makassar
Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb menghadiri Halalbihalal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulsel, Rabu (12/6/2019). ( 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kehidupan masyarakat pesisir menjadi lokus perhatian Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb.

Hal itu Ia ungkapkan saat menghadiri Halalbihalal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulsel, Rabu (12/6/2019).

Mata Najwa Trans 7 Tadi Malam Panggung Ebiet G Ade: Cerita Duet Ebiet & Cak Nun Ini Terjadi Kemudian

Viral Uang Panai Polwan Cantik Bripda Iin Ariska Rp 300 Juta Calon Suami Ternyata Politisi Jeneponto

Iqbal mengharapkan Balitbangda Kota Makassar dan Provinsi Sulsel dapat bersinergi menciptakan rencana kerja untuk pemberdayaan masyarakat pesisir.

Apalagi, menurut Iqbal Makassar dan Sulsel dikenal sebagai kota dan provinsi yang memiliki banyak pulau.

Di Makassar ada delapan pulau yang terdapat di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, dimana tujuh di antaranya merupakan pulau berpenghuni yang didiami 13.703 jiwa dengan luas wilayah 54.23 Ha.

Kecamatan Kepulauan Sangkarrang memiliki 3 kelurahan yakni Kelurahan Kodingareng, Barang Lompo, dan Barang Caddi dengan 15 RW dan 57 RT.

Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb menghadiri Halalbihalal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulsel, Rabu (12/6/2019). (
Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb menghadiri Halalbihalal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulsel, Rabu (12/6/2019). ( (Humas Pemkot Makassar)

"Coba buat rencana kerja yang bisa memberdayakan UKM yang ada di pulau agar masyarakat kita di kepulauan bisa berdaya secara ekonomi dan sosial. Masyarakat pesisir punya banyak potensi yang bisa digali yang membutuhkan wadah yang tepat untuk dikelola dengan baik dan bijak," ujar Iqbal, dalam rilis, Kamis (13/6/2019).

Pemberdayaan masyarakat pesisir menurut Iqbal harus mempertimbangkan aspek lingkungan agar peningkatan kesejahteraan masyarakat berbanding lurus dengan peningkatan kualitas lingkungan di mana masyarakat bermukim.

Saat ini, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang diperhadapkan pada persoalan abrasi pantai, dan pembinaan UKM yang belum maksimal.

Ketersediaan infrastruktur yang memadai seperti fasilitas MCK, drainase pemukiman, dermaga, dan fasilitas umum seperti jalan, dan gedung juga masih menjadi kebutuhan warga di kecamatan yang baru terbentuk pada 2015 lalu.

Di tahun 2018, Pemerintah Kota Makassar mengucurkan dana sebesar Rp7,9 Miliar untuk pembangunan Puskesmas Kodingareng, Pustu Pulau Langkai, dan Kantor Kecamatan Kepulauan Sangkarrang yang telah diresmikan oleh Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah pada 7 Juni lalu. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved