Akhir Kasus Polisi Tembak 2 Anggota TNI Bersaudara, Berawal dari Bertemu di Pasar

Akhir kasus polisi tembak 2 anggota TNI bersaudara, berawal dari bertemu di pasar. Kekerasan antaraparat terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten OKU

Akhir Kasus Polisi Tembak 2 Anggota TNI Bersaudara, Berawal dari Bertemu di Pasar
KOMPAS.COM
Ilustrasi polisi menembak. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Akhir kasus polisi tembak 2 anggota TNI bersaudara, berawal dari bertemu di pasar.

Kekerasan antaraparat terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten OKU, Sumatera Selatan.

Melibatkan anggota TNI vs Polri.

Kasus penembakan yang dilakukan seorang oknum anggota Polres OKU Timur, Bripka F, terhadap dua saudara kandung yang merupakan anggota TNI AD, Serda Y dan Pratu R pada Minggu (9/6/2019), berakhir damai.

"Permasalahan sudah diselesaikan dengan damai. Untuk selanjutnya, masing-masing anggota akan diperiksa oleh satuannya masing masing," kata Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan, saat dikonfirmasi Rabu (12/6/2019).

Dua anggota TNI Serda Y dan Pratu R serta Brigadir F, berdamai usai terjadi selisih paham.
Dua anggota TNI Serda Y dan Pratu R serta Brigadir F, berdamai usai terjadi selisih paham. (HO)

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan masing-masing sudah saling paham kekeliruan mereka.

Saat ini kasusnya telah diserahkan ke satuan masing-masing.

"Kami akan lihat dulu kesalahan dimana, baru dapat menentukan tindakan atau sanksi. Saat ini untuk anggota TNI sudah pulang dari rumah sakit," kata Kombes Pol Supriadi

Untuk Bripka F, sanksi yang diberikan masih akan melihat hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Provos Polda Sumsel.

Sanksi yang diberikan bisa saja mulai dari teguran, mutasi, penundaan kenaikan pangkat, hingga kurungan.

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved