Warga di Palu Galang Dukungan Pemberian Gelar Guru Tua jadi Pahlawan Nasional

Aksi puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sulawesi Tengah itu, dimulai dari depan Kantor DPRD Kota Palu.

Warga di Palu Galang Dukungan Pemberian Gelar Guru Tua jadi Pahlawan Nasional
muhakkir / tribun timur
Aksi H alang dukungan untuk pemberian gelar pahlawan nasional kepada Guru Tua, di depan Kantor DPRD Provinsi Sulteng, Rabu (12/6/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU --Sejumlah warga menggalang dukungan pemberian gelar pahlawan kepada, Habib ldrus Bin Salim Al-jufri, atau juga dikenal sebagai Guru Tua.

Aksi puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sulawesi Tengah itu, dimulai dari depan Kantor DPRD Kota Palu, dan finis di depan Kantor DPRD Provinsi Sulteng, Rabu (12/6/2019) siang.

Baca: Turun Temurun, Begini Tradisi Warga Gorontalo di Parigi Sepekan Setelah Lebaran

Baca: TRIBUNWIKI : Kali Pertama Nyaleg Langsung Terpilih, Ini Profil Darmawati Lukman S

Massa aksi berasal dari Himpunan pemuda Al Khairaat, GP Ansor Palu dan Sulteng, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Majelis Zikir Rijalul Ansor Kota Palu

Ketua GP Ansor Wilayah Sulteng, Alamsyah Palenga mengatakan, Habib ldrus Bin Salim Al-jufri atau juga dikenal sebagai Guru Tua, telah memberikan kontribusi nyata terhadap bangsa dan negara.

Guru Tua telah mendirkan Madrasah Al Khairaat sejak tahun 1930-1969 M, sebagai model pendidikan islam progresiíf, kemudian dilanjutkan oleh Habib Muhammad Bin ldrus Al-jufri, dan dilanjutkan oleh Habib Sayyid Segaf Al Jufri hingga saat ini.

Madrasah Al-khairaat telah mengabdi kepada bangsa, dan negara selama 89 Tahun (1930-2019 M).

"Warisan Guru Tua telah melahirkan output alumni, yang rata-rata memiliki corak keislaman Moderat Progresif," ujarnya.

Kehadiran Madrasah Al Khairaat di wilayah Indonesia timur, telah menjadi kekuatan penyeimbang terhadap kemunculan gerakan radikalisme, dan terorisme.

Selain itu, pemikiran dan perlawanan Guru Tua terhadap kolonialisme, komunisme, dan gerakan separatisme, demikian tegas dan jelas, adalah wujud kecintaan Guru Tua terhadap NKRI.

Oleh karena itu lanjut lnya, Habib Idrus Bin Salim Al-Jufri atau dikenal sebagai Guru Tua adalah, Tokoh yang layak menyandang Gelar Pahlawan Pendidikan Nasional.

Selain menyajikan makanan, warag gorontalo di di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, mengadakan lomba panjat pinang dan tarik tanbang, di perayaan Lebaran Ketupat 2019,  Rabu (12/6/2019).
Selain menyajikan makanan, warag gorontalo di di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, mengadakan lomba panjat pinang dan tarik tanbang, di perayaan Lebaran Ketupat 2019, Rabu (12/6/2019). (abdul humul faiz)

Aliansi Masyarakat Sulawesi Tengah Pendukung Al-Habib Sayyid ldrus bin salim Al-Jufti dijadikan sebaga Pahlawan

"Mengajak pada masyarakat Sulteng untuk menmberi dukungan kepada Al Habib Sayyid Idrus bin salim Al-Jufri sebagai pahlawan Nasional," terangnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muhakir
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved