Polisi Jadwalkan Periksa Ahli Forensik Soal Pembunuhan Pegawai UNM

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dan menggali bukti petunjuk lain dalam kasus yang menjerat dosen UNM Wahyu Jayadi sebagai tersangka.

Polisi Jadwalkan Periksa Ahli Forensik Soal Pembunuhan Pegawai UNM
Muh Abdiwan/Tribun Timur
Wahyu Jayadi didampingi kuasa Hukum M Shyafril Hamzah ketika menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Jl Andi Mappaoddang Kota Makassar, Selasa 26 Maret 2019 lalu 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polres Gowa masih melengkapi berkas perkara kasus Pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar pasca dikembalikan oleh Kejaksaan Negeri Gowa.

Polres Gowa menyampaikan akan mengagendakan pemeriksaan tambahan dari ahli forensik pada Kamis 13 Juni 2019 besok hari.

Fraksi Nasdem DPRD Sulsel Dapat Restu DPW, Selle Ungkap Material Pokok Hak Angket

Demokrat Gowa Usung Kadernya Jadi Wakil Pimpinan Dewan Pasca Kisruh Internal Berlalu

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dan menggali bukti petunjuk lain dalam kasus yang menjerat dosen UNM Wahyu Jayadi sebagai tersangka.

"Kita menjadwalkan pemeriksaan terhadap ahli forensik," kata Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Rabu (12/6/2019).

Perwira polisi tiga balok ini melanjutkan, pihak laboratorium forensi juga dilibatkan untuk menggali lebih dalam hubungan korban melalui kominasi telepon antara korban dan pelaku.

Wahyu Jayadi didampingi kuasa Hukum M Shyafril Hamzah ketika menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Jl Andi Mappaoddang Kota Makassar, Selasa 26 Maret 2019 lalu
Wahyu Jayadi didampingi kuasa Hukum M Shyafril Hamzah ketika menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Jl Andi Mappaoddang Kota Makassar, Selasa 26 Maret 2019 lalu (Muh Abdiwan/Tribun Timur)

Menurut Tambunan, polisi hingga saat ini masih menantikan hasil pemmeriksaan dari laboratorium forensik tersebut.

"Kita menunggu hasil pemeriksaan dari Labfor terkait komunikasi melalui HP korban dan HP pelaku," sambung Tambunan.

Diketahui Kejaksaan Negeri Gowa sebelumnya telah mengembalikan berkas perkara yang dikirim Polres Gowa.

Jaksa meminta polisi menggali dan mencari petunjuk soal dugaan adanya pembunuhan berencana yang dilakukan oleh tersangka Wahyu Jayadi kepada korbannya Siti Zulaeha Djafar.

"Penyidik saat ini sementara melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk Jaksa Penuntut Umum," tandas Tambunan.

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved