Pilkada, KPU Gowa Minta Rp 40 M

KPU Gowa menyebutkan, anggaran untuk pelaksanaan kontestasi tersebut mencapai hingga Rp40 miliar.

Pilkada, KPU Gowa Minta Rp 40 M
ari maryadi/tribungowa.com
Ketua KPU Gowa, Muhtar Muis (kiri) bersama Bupati Gowa, Adnan Purchita IYL, membuka Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara Pemilihan Umum 2019 di KPU Gowa, Jumat (3/5/19) 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gowa, mulai melakukan kalkulasi dana kebutuhan untuk perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

KPU Gowa menyebutkan, anggaran untuk pelaksanaan kontestasi tersebut mencapai hingga Rp 40 miliar.

OPINI - Sirnakan Perbedaan Saat Hari yang Fitri

Meski Fasilitas Terbatas, 10 SMP Baru di Makassar Siap Terima Siswa

"Kita akan mengajukan dalam waktu dekat. Jumlahnya sekitar Rp 40 miliar," kata Ketua KPU Gowa Muhtar Muis kepada Tribungowa.com, Rabu (12/6/2019).

Pria yang akrab disapa Ute ini menyampaikan, perencanaan anggaran tersebut akan segera diajukan ke pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa.

Menurutnya, anggaran senilai Rp 40 miliar akan membiayai seluruh item yang akan ditanggung KPU, selama pelaksanaan pilkada di Kabupaten Gowa.

Meski demikian, belum ada jadwal mengenai pelaksanaan tahapan pilkada, di daerah berjuluk butta bersejarah itu.

Menurut Muhtar, jika dibanding dengan dana hibah yang diajukan pada Pilkada 2015 silam, yang hanya Rp 24 miliar.

Oleh karena itu, terjadi peningkatan sekitar Rp 16 miliar lebih, pada Pilkada Gowa tahun 2020 mendatang ini.

Hal itu kata dia, karena adanya penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS), yang signifikan serta pengadaan kembali kotak suara.

Anggota DPRD Provinsi Sulteng saat menerima aspirasi pengusulan Guru Tua sebagai pahlawan nasional di Kantor DPRD Sulteng, Selasa (12/6/2019).
Anggota DPRD Provinsi Sulteng saat menerima aspirasi pengusulan Guru Tua sebagai pahlawan nasional di Kantor DPRD Sulteng, Selasa (12/6/2019). (muhakkir / tribun timur)

Saat ini, kotak suara bersifat sekali pakai. Sehingga jika pemilu kembali digelar, maka harus dilakukan pengadaan ulang.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved