Kapendam Hasanuddin Ungkap Alasan Jenderal George Toisutta Dimakamkan di Dadi Makassar

Jenazah diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, menggunakan pesawat jenis Hercules C1-30 milik TNI AU.

Kapendam Hasanuddin Ungkap Alasan Jenderal George Toisutta Dimakamkan di Dadi Makassar
amiruddin/tribun-timur.com
Kapendam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Maskun Nafik 

TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Maskun Nafik, turut menyambut jenazah mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, Rabu (12/6/2019).

Jenazah alumni Akademi Militer (Akmil) 1976 tersebut, tiba di Lanud Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, sekitar pukul 16.15 Wita sore.

Jenazah diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, menggunakan pesawat jenis Hercules C1-30 milik TNI AU.

Kolonel Inf Maskun Nafik mengatakan, jenazah dimakamkan di Makassar, sesuai wasiat almarhum kepada keluarganya.

Apalagi, almarhum yang juga mantan Pangkostrad tersebut, memang merupakan purnawirawan jenderal kelahiran Makassar, 1 Juni 1953 silam.

"Itu sesuai wasiat almarhum. Jenderal TNI George Toisutta ingin dimakamkan di dekat makam ibunya," kata Kolonel Inf Maskun Nafik, kepada tribun-maros.com, saat ditemui di Lanud Sultan Hasanuddin.

Jenazah almarhum, kata Maskun, akan dimakamkan di TPU Dadi, Jl Lanto Dg Passewang, Kota Makassar.

Mantan Dandim 1424 Sinjai tersebut menambahkan, almarhum George Toisutta telah mencapai top kepemimpinannya sebagai prajurit TNI.

Sebelum pensiun, jabatan terakhir George Toisutta merupakan Kasad di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Sebagai generasi penerus, kami akan lanjutkan cita-cita perjuangan beliau, agar TNI semakin jaya," ujarnya.

Pantauan tribun-maros.com, jenazah almarhum George Toisutta disambut Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi, Pangdam XVI Pattimura, Mayjen TNI Marga Taufik, dan Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Adnas.

Hadir pula Danlanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Hendrikus Haris Haryanto, Danlantamal VI Makassar, Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono, beserta sejumlah perwira TNI AD, AU, dan AL.

Termasuk, mantan Inspektur Jenderal (Irjen) TNI, Letjen TNI (Purn) Geerhan Lantara.

Sekadar diketahui, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Rabu pagi tadi karena sakit kangker usus yang dideritanya.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved