Foto-foto Najwa Shihab Terbaru Bareng Keluarga, Lihat Busananya, Beda Banget dari Tampilannya di TV

Foto-foto Najwa Shihab Liburan Bareng Keluarga, Lihat Busananya, Beda Banget dari Tampilannya di TV

Foto-foto Najwa Shihab Terbaru Bareng Keluarga, Lihat Busananya, Beda Banget dari Tampilannya di TV
Tribunnews
Foto-foto Najwa Shihab Liburan Bareng Keluarga, Lihat Busananya, Beda Banget dari Tampilannya di TV 

"Dan dia maksudnya kenal aku bahkan sejak sebelum e kerja jadi wartawan, masih kuliah dulu, semester tiga kuliah loh gue udah dikawinin," terang Najwa Shihab.

Saat itu juga dirinya mengungkap masa lalu sang suami yang sempat diejek karena menikahi dirinya yang saat itu masih sangat muda hingga disebut masih anak-anak.

"Gue inget dulu dia selalu diledekinnya tuh, ya Allah anak kecil lu kawinin," lanjut wanita berusia 41 tahun ini.

"Ya umur berapa? Dua puluh?" tanya Sarah Sechan meyakikan usai Najwa Shihab saat melepas masa lajang.

"Dua puluh," jawab Najwa Shihab singkat.

Dia lalu menegaskan, kehidupannya dengan suami saat awal pernikahan seperti layak remaja yang berpacaran.

"Nggak! Karena masih kuliah, terus waktu itu dia baru masuk kerja, jadi tuh berasanya kayak pacaran tapi serumah," tegasnya anak dari ulama Quraish Shihab ini.

Najwa Shihab Saksinya, Cak Nun Sebut Hina Jika ke Istana dan Penuhi Panggilan Presiden,Ini Alasannya

Sosok Najwa Shihab akhirnya kesampaian satu forum dengan sosok idolanya, budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun. 

Dirinya tampil sebagai narasumber di acara catatan Najwa bersama Najwa Shihab dan Novel Baswedan, beberapa waktu lalu. 

Dalam kesempatan tersebut Cak Nun menyebutkan dirinya ogah diundang Presiden ke istana negara.

Dia bahkan mengaku hina jika ke Istana. 

Bermula saat Cak Nun mengutarakan prinsip hidupnya yang netral dan tidak punya kepentingan serta kemantapannya memegang prinsip hidup. 

"Kalau saya bilang A, saya melakukannya sampai umur 66, sampai sekarang A, A," kata Cak Nun, dari channel YouTube Najwa Shihab, pada Minggu (5/5/2019).

Cak Nun menegaskan jika ia menyebut dirinya tak bisa dipanggil oleh Presiden maka hal tersebut akan ia tepati.

"Sampai sekarang kalau saya bilang 'hei saya tidak bisa dipanggil presiden, saya yang berhak panggil presiden, karena aku rakyat, aku yang bayar," sambung Cak Nun disambut tepuk tangan riuh hadirin.

"Itu saya lakukan, dan saya tidak pernah mau dipanggil ke istana, dan saya tidak pernah bangga sama sekali (kalau ke istana), hina saya kalau sampai ke sana," ucap Cak Nun dengan nada tinggi.

Dia mengaku hal tersebut bukan kesombongan melainkan prinsip yang seharusnya dipegang teguh oleh semua masyarakat termasuk kaum muda.

Selain itu, Cak Nun menilai sesuai dengan bentuk pemerintahan negara republik dan demokrasi, kedaulatan berada di tangan rakyat seutuhnya.

Artinya Presiden yang notabene sebagai orang yang diangkat oleh rakyat untuk menjadi Presiden  erupakan karyawan kontrak

"Lo, Presiden kan outsorsing, buruh 5 tahun," katanya disambut tawa peserta. 

Dia menambahkan, untuk saat ini di matanya Pemerintah tidak memberikan perlindungan kepada rakyatnya. 

 Makanya hal itu membentuk karakter kuat masyarakat Indonesia karena tidak ada perlingdungan.

"Orang Indonesia kenapa kuat kenapa hebat? karena tidak ada perlindungan dari negara dan pemerintah. Pemerintah banyak ngancam kepada penduduknya"

"Maka bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat tangguh karena cari duit sendiri, berlindung sendiri," jelasnya disambut tepuk tangan riuh penonton.

(TRIBUN-TIMUR.COM/RASNIGANI)

Update info terbaru tentang Tribun Timur dengan Subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun twitter kami: 
A
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved