Bawaslu Sulsel Tangani 15 Kasus Pidana Pemilu 2019

Saiful menjelaskan bahwa jumlah kasus itu belum termasuk laporan dan temuan di 24 Bawaslu kabupaten/kota di Sulsel.

Bawaslu Sulsel Tangani 15 Kasus Pidana Pemilu 2019
Bawaslu Sulsel
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan menangani 371 kasus dugaan pelanggaran administrasi di Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan menangani 371 kasus dugaan pelanggaran administrasi di Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019.

Selain pelanggan administrasi, Bawaslu Sulsel juga memproses sebanyak 15 kasus pidana pemilu.

"Ini data tanggal 27 Mei. Masih ada yang belum terdata, khususnya yang melapor di daerah," ungkap Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad, Rabu (12/6/2019) malam.

Khusus pelanggan kode etik, Saiful mengatakan ada 9 kasus, sementara untuk kategori pelanggaran lainnya sebanyak 82 kasus.

"Kategori bukan pelanggan yang sempat di proses sebanyak 77 laporan. Dari semua laporan atau temuan di Bawaslu, sebanyak 68 kasus masih berproses," ujar Saiful.

Saiful menjelaskan bahwa jumlah kasus itu belum termasuk laporan dan temuan di 24 Bawaslu kabupaten/kota di Sulsel.

"Kalau di kabupaten/kota variatif, ada yang selesai, ada yang masih pembahasan, dan ada masih sidang pemeriksaan saksi," jelas Saiful.

Saiful Jihad menambahkan bahwa khusus di Bawaslu Sulsel, masih ada dalam proses sidang.

"Dua sidang kasus administrasi dan lima laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu," tegasnya.(zis)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved