Balai TN Taka Bonerate Selayar Minta Warga Berhenti Lakukan Ilegal Fishing

Mereka akan melakukan larangan pasca tewasnya dua nelayan di wilayah tersebut karena diduga melakukan aksi pengeboman ikan, pada, Sabtu (9/6/2019).

Balai TN Taka Bonerate Selayar Minta Warga Berhenti Lakukan Ilegal Fishing
TRIBUN TIMUR/ MUH ABDIWAN
Sejumlah ABK KMN Berkat Resky membawa barang diduga berisi bahan peledak untuk dikumpulkan menjadi barang bukti di Kantor Polair Makassar, Sulsel, Kamis (1/6/2017). Tim patroli mengamankan lima karung amonium nitrat (bahan peledak) ukuran 25 kilogram, enam jeriken berisi amonium nitrat ukuran dua liter, dan satu jeriken lainnya berukuran lima liter berisi amonium nitrat. tribun timur/muhammad abdiwan 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG- Balai Taman Nasional (BN) Takabonerate Kabupaten Kepulauan Selayar berencana mendeklarasikan larangan nelayan menggunakan penggunaan kompresor di wilayah tersebut.

Mereka akan melakukan larangan pasca tewasnya dua nelayan di wilayah tersebut karena diduga melakukan aksi pengeboman ikan, pada, Sabtu (9/6/2019).

Kepala Balai TN Taka Bonerate Selayar Minta Warga Tak Gunakan Bom dan Bius Ikan

IKUT VIRAL Pop Mie Termahal di Indonesia, Pemudik di Cirebon Curhat Bayar Rp 300 Ribu untuk 8 Porsi

Kedua warga tersebut adalah Nurdin (46) dan Agus alias Lin (16) nelayan asal Pulau  Pasitallu Tengah, Desa Tambuna Selayar.

" Kami akan mendeklarasikan larangan penggunaan kompresor, sebagai alat bantu mendapatkan ikan,"kata Kepala Balai Balai TN Taka Bonerate Selayar Faat Rudhianto kepada Tribunselayar.com, menanggapi tewasnya dua nelayan tersebut, Rabu (12/6/2019) siang.

Pihaknya akan tegas menolak pengunaan bom dan bius dalam penangkapan ikan di wilayah hukum Selayar.

Faat  menghimbau kepada masyarakat Selayar khususnya di  wilayah Takabonerate, untuk berhenti melakukan kegiatan ilegal fishing.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin didamping Kadi Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani dan Direktur Polair Polda Sulsel, Kombes Pol Purwoko Yudianto menggelar konfrensi pers penangkapan nelayan yang menggunakan bom ikan, di aula Ditpolair Polda Sulsel, Kamis (4/4/2019).
Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin didamping Kadi Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani dan Direktur Polair Polda Sulsel, Kombes Pol Purwoko Yudianto menggelar konfrensi pers penangkapan nelayan yang menggunakan bom ikan, di aula Ditpolair Polda Sulsel, Kamis (4/4/2019). (Sanovra/tribun-timur.com)

"Apalagi masyarakat Takabonerate, sudah anggap sebagai saudara dan kerabat. Jadi saya minta untuk mendapatkan ikan gunakanlah cara ramah lingkungan,"tuturnya

Sekedar diketahu deklarasi nanti  akan dipimpin langsung Bupati Selayar Muh  Basli Ali dan  ada penandatanganan diantaranya dari Dandim 1415  Selayar Letkol Arm Yuwono, dan Kapolres  Selayar,  AKBP Taovik Ibnu Subarkah.  (*)

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah, IG: @ Nur_Wahidah_Saleh

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Nurwahidah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved