Akibat Banjir, Pasokan Air PDAM Sinjai ke Pelanggan Terhenti

Tetapi juga pristiwa bencana alam itu merusak fasilitas Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Sinjai, Sulawesi Selatan.

Akibat Banjir, Pasokan Air PDAM Sinjai ke Pelanggan Terhenti
Humas Pemkab Sinjai
Bupati Sinjai lihat langsung kerusakan fasilitas PDAM Sinjai, Selasa (11/6/2019) kemarin. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Peristiwa hujan deras di Kabupate Sinjai tidak hanya mengakibatkan banjir, tanah longsor di Jalan Poros Sinjai Tengah-Sinjai Barat dan menghanyutkan warga.

Tetapi juga pristiwa bencana alam itu merusak fasilitas Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Sinjai, Sulawesi Selatan.

Waspada, Potensi Hujan Lebat di Toraja Masih Ada Hingga 4 Hari ke Depan

Ramalan Zodiak Hari Ini, Rabu 12 Juni 2019: Hari yang Menyenangkan untuk Gemini & Berat Bagi Cancer

Akibatnya, pihak PDAM terpaksa menghentikan pasokan air bersih ke rumah pelanggan di Ibukota Sinjai.

Pemberhentian pasokan air tersebut diakibatkan fasilitas PDAM Sinjai sedang mengalami kerusakan setelah Pompa dan Transmisi Induk mengalami kerusakan.

" Akibat banjir beberapa hari terakhir ini, sehingga mengakibatkan fasilitas terganggu dn butuh penanggulangan secepatnya," kata Kasubag Hubungan Langganan PDAM Sinjai, Rahmawati, Rabu (12/6/2016).

Ia berharap agar masalah tersebut segera diatasi dan pihak warga pelanggan air PDAM di Sinjai dapat memaklumi atas kondisi tersebut.

Bupati Sinjai lihat langsung kerusakan fasilitas PDAM Sinjai, Selasa (11/6/2019) kemarin.
Bupati Sinjai lihat langsung kerusakan fasilitas PDAM Sinjai, Selasa (11/6/2019) kemarin. (Humas Pemkab Sinjai)

Atas kondisi penghentian pasokan air bersih itu, pihak PDAM Sinjai meminta pelanggan segera mengambil solusi lain untuk memenuhi kebutuhan airnya.

Bupati Sinjai A Seto Gadhista Asapa langsung turun ke lokasi PDAM di Sinjai mamantau langsung kondisi tersebut.

Sementara tahun ini, Pemkab Sinjai berancana akan memungsikan pasokan air baku dari sumber air Sungai Balantieng, Kecamatan Sinjai Borong.

Anggaran pembangunan tersebut menalan anggaran sekitar Rp 500 miliar yang merupakan dana bantuan dari pemerintah pusat. (*)

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved