Kejari Minta Polisi Gali '340' Pembunuhan Dosen UNM Wahyu Jayadi

Berkas perkara kasus pembunuhan yang dilimpahkan penyidik dinilai belum lengkap berdasarkan hasil penelitian jaksa Kejari Gowa.

Kejari Minta Polisi Gali '340' Pembunuhan Dosen UNM Wahyu Jayadi
Muh Abdiwan/Tribun Timur
Wahyu Jayadi didampingi kuasa Hukum M Shyafril Hamzah ketika menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Jl Andi Mappaoddang Kota Makassar, Selasa 26 Maret 2019 lalu 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kejaksaan Negeri Gowa meminta Polres Gowa menggali persangkaan pembunuhan berencana dalam kasus pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar, Siti Zulaeha Djafar.

Berkas perkara kasus pembunuhan yang dilimpahkan penyidik dinilai belum lengkap berdasarkan hasil penelitian jaksa Kejari Gowa.

Dishub Mamasa Ungkap Minim PAD dari Angkutan Umum Gegara Banyak Kendaraan Pakai Plat Hitam

Link Live Streaming Indosiar, Vidio.Com Laga Uji Coba Indonesia vs Yordania Pukul 20.00 WIB

"Kita meminta penyidik menggali dan mencari petunjuk soal persangkaan pasal 340," kata Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Gowa, Syamsu Rezky kepada Tribun Timur, Selasa (11/6/2019).

Polisi sebelumnya mengenakan persangkaan pasal 338 dan 351 ayat 3 KUHP terhadap tersangka Wahyu Jayadi.

Pasal 338 merupakan persangkaan pembunuhan, sementara pasal 351 ayat tiga merupakan persangkaan penganiayaan menimbulkan korban meninggal dunia.

Syamsu Rezky melanjutkan, berkas perkara kasus pembunuhan tersebut telah dipulangkan jaksa kepada Polres Gowa belum lama ini.

"Ada P19. Ada kelengkapan formil dan materil yang kami minta lengkapi," sambung Syamsu Rezky.

Sementara Polres Gowa yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan soal pengembalian berkas perkara tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga ataupun Kasubbag Humas belum memberikan respon terhadap pesan Whatsapp yang dikirim Tribungowa.com.

Kuasa Hukum Sebut Penganiayaan Wahyu Jayadi Spontanitas

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved