Humas Kejati Sulsel Belum Terima Surat dari Akbar Faisal

Akbar melayangkan surat ke Kejati Sulsel terkait dorongan dalam penanganan kasus dugaan korupsi infrastruktur

Humas Kejati Sulsel Belum Terima Surat dari Akbar Faisal
hasan/tribuntimur.com
Kepala seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar,Salahuddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Seksi Penerangan Humas Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Salahuddin belum mendapatkan informasi terkait surat tembusan yang dilayangkan anggota DPR RI komisi III, Akbar Faisal.

Akbar melayangkan surat ke Kejati Sulsel terkait dorongan dalam penanganan kasus  dugaan korupsi infrastruktur dibeberapa daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel). 

"Nanti saya cek," kata Salahuddin kepada Tribun. Setelah beberapa jam ditunggu, Salahuddin mengaku belum mendapatkan informasi dari tim penyidik Kejaksaan.

Beberapa kasus dugaan korupsi yang Akbar minta diseriusi seperti; dugaan Korupsi Jembatan Bamba, Kabupaten Pinrang.

Dugaan Korupsi infrastruktur di Kabupaten Barru, dugaan Korupsi infrastruktur di Kabupaten Bulukumba.

Dugaan Korupsi Penyertaan modal APBD Palopo untuk perbaikan mesin pembangkit listrik  tenaga mikro hidro dan pengelolaan keripik zaro.

Pengadaan kandang ayam Rp 8 miliar tahun 2015, 2016, 2017, proyek instalasi pipa Telluwanua Rp 4,6 miliar tahun 2018, pembangunan taman kirab Rp 2 miliar tahun 2016.

Selain itu, ada juga dugaan Korupsi Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Luwu Utara tahun Anggaran 2011 dalam pengadaan Program Modul Eskprerimen Sains berbasis IT untuk SD, SMP, dan SMA.

Serta Pengadaan Program Life Science untuk SMP pada Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda yang merugikan negara sebesar Rp 3.697.051.60 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved