BW Temukan Celah Maruf Amin, Jokowi-Maruf Bisa Didiskualifikasi dari Pilpres 2019 Walaupun Menang

Bambang Widjojanto temukan celah Maruf Amin, Jokowi-Maruf bisa didiskualifikasi dari Pilpres 2019 walaupun sudah menang. Apa celah pelanggaran

BW Temukan Celah Maruf Amin, Jokowi-Maruf Bisa Didiskualifikasi dari Pilpres 2019 Walaupun Menang
KOMPAS.COM/AKBAR BHAYU TAMTOMO
KH Maruf Amin 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bambang Widjojanto alias BW temukan celah Maruf Amin, Jokowi-Maruf bisa didiskualifikasi dari Pilpres 2019 walaupun sudah menang.

Apa celah pelanggaran Maruf Amin?

Ketua Tim Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto, menilai pasangan Capres dan Cawapres RI nomor urut 01 Joko Widodo dan Maruf Amin dapat didiskualifikasi karena diduga melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu ( UU Pemilu).

Argumen tersebut ditambahkan oleh tim hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno saat perbaikan permohonan sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami memasukkan salah satu argumen, yang menurut kami harus dipertimbangkan baik-baik, karena ini bisa menyebabkan pasangan 01 itu didiskualifikasi," ujar Bambang Widjojanto saat ditemui di gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Baca: Dosen Fakultas Hukum Unhas Akan Tangani Sidang Sengketa Pilpres 2019, Siapa Dia?

Menurut mantan Wakil Ketua KPK ini, Maruf Amin diduga melanggar Pasal 227 huruf p UU Pemilu.

Pasal tersebut menyatakan bahwa saat pendaftaran, bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden harus menyertakan surat pernyataan pengunduran diri dari karyawan atau pejabat badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah sejak ditetapkan sebagai Pasangan Calon Peserta Pemilu.

Namun menurut Bambang Widjojanto, nama Maruf Amin masih tercatat sebagai pejabat di bank BNI Syariah dan Mandiri Syariah yang dimuat dalam website resmi kedua bank milik penerintah itu.

"Seseorang yang menjadi bakal calon presiden atau wakil presiden harus berhenti sebagai karyawan atau pejabat BUMN," kata dia.

Selain itu, lanjut Bambang Widjojanto, Maruf Amin juga belum menyerahkan dokumen pengunduran dirinya sebagai karyawan atau pejabat di BUMN saat pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved