BREAKING NEWS

BREAKING NEWS: Sidang Kasus Pembunuhan Ricuh, Kantor Pengadilan Bulukumba Dirusak Massa

Persidangan kasus Pembunuhan dengan agenda mendengar keterangan saksi berakhir ricuh, Selasa (11/6/2019).

BREAKING NEWS: Sidang Kasus Pembunuhan Ricuh, Kantor Pengadilan Bulukumba Dirusak Massa
TRIBUN TIMUR/FIRKI ARISANDI
Persidangan kasus pembunuhan dengan agenda mendengar keterangan saksi berakhir ricuh, Selasa (11/6/2019). Keluarga Syahrul (23) korban pembunuhan di Ponci, Kecamatan Gantarang, yang berada di Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba, berusaha untuk memukul terdakwah setelah proses persidangan. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Persidangan kasus Pembunuhan dengan agenda mendengar keterangan saksi berakhir ricuh, Selasa (11/6/2019).

keluarga Syahrul (23) korban Pembunuhan di Ponci, Kecamatan Gantarang, yang berada di Pengadilan Negeri Bulukumba, berusaha untuk memukul terdakwah setelah proses persidangan.

Hal tersebut membuat fasilitas, seperti jendela kaca, air conditioner, dan pintu kaca PN Bulukumba, rusak.

Baca: Remaja Bulukumba Ini Sulap Gerobak Motor Jadi Warkop

Baca: TRIBUNWIKI:Terpilih Kembali Jadi Anggota DPRD, Ini Profil Legislator PBB Bulukumba

Baca: Pertama Ngantor Setelah Lebaran, 76 Pegawai di Bulukumba Terancam Sanksi

Dari keterangan Kuasa Hukum Terdakwah, Ahmad Kurniawan, kejadian tersebut terjadi sesaat setelah persidangan, atau sekira Pukul 13.50 Wita.

Hingga pukul 16.00 Wita, petugas keamanan dari pihak kepolisian dan TNI, masih berjaga di kantor PN Bulukumba, di Jl Kenari, Kecamatan Ujung Bulu.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polres Bulukumba, telah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Syahrul (23), di Aula Mapolres Bulukumba, Jl Makam Pahlawan, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kamis (28/3/2019), berlangsung hingga malam.

Empat tersangka dalam kasus ini, yakni Alif (21), Ridwan (17), Yuda (19), dan Dedi (28), yang memeragakan 25 adegan.

Dalam proses rekonstruksi, terungkap, pembunuhan ini bermotif balas dendam.

Berawal ketika adanya dugaan pemukulan korban terhadap kerabat Alif bernama Jabal Nur.

Pembunuhan ini telah direncanakan saat tersangka melihat keberadaan korban di masjid, sebelum melaksanakan ibadah Salat Jumat, (1/3/2019).

Hingga kasus ini berputar di pengadilan, proses persidangan sudah dilaksanakan selama empat kali. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved