Beredar Surat Anggota DPR RI Akbar Faizal Minta Dugaan Korupsi DID Luwu Utara Diproses

Hal tersebut disampaikan politisi Partai NasDem dalam surat yang ditujukan kepada Kapolri, Jaksa Agung, Ketua KPK, Kapolda Sulsel, dan Kajati Sulsel.

Beredar Surat Anggota DPR RI Akbar Faizal Minta Dugaan Korupsi DID Luwu Utara Diproses
Tribun Timur
Anggota DPR RI, Akbar Faizal. Politisi Partai NasDem meminta penegak hukum agar dugaan tindak pidana korupsi Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Luwu Utara diproses dan diberikan atensi yang serius. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Beredar surat anggota DPR RI, Akbar Faizal, meminta penegak hukum agar dugaan tindak pidana korupsi Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Luwu Utara diproses dan diberikan atensi yang serius.

Hal tersebut disampaikan politisi Partai NasDem dalam surat yang ditujukan kepada Kapolri, Jaksa Agung, Ketua KPK, Kapolda Sulsel, dan Kajati Sulsel.

BREAKING NEWS: Warga Polman Temukan Bayi Laki-laki, Diduga Dibuang Orang Tuanya

TRIBUN WIKI: Jadi Anggota DPRD Pinrang Termuda, Ini Rekam Jejak Hartono

Surat menanggapi adanya eskalasi pemberitaan terkait dengan macetnya penanganan laporan dugaan tindak pidana korupsi berbagai daerah di Sulsel beredar di WhatsApp, Selasa (11/6/2019) pagi.

Bukan hanya kasus DID Luwu Utara, Akbar juga meminta hal yang sama pada kasus dugaan korupsi di Kabupaten Pinrang, Barru, Bulukumba, dan Palopo.

Dalam laporannya, dijelaskan bahwa dugaan korupsi DID Luwu Utara tahun anggaran 2011 dalam pengadaan program modul eksperimen sains berbasis IT untuk SD, SMP, SMA serta pengadaan program life science untuk SMP pada Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda yang merugikan negara sebesar Rp 3.697.051.600.

"Korupsi di bidang infrastruktur merupakan tindakan sabotase terhadap prioritas pembangunan nasional. Karena itu, Bapak Presiden Joko Widodo di dalam arahannya di berbagai forum menyatakan bahwa pencegahan, tindak tegas dan keras kepada para penyalahguna anggaran untuk tidak ditawar-tawar lagi (termasuk oleh aparat penegak hukum) untuk memastikan seluruh APBN bebas dari korupsi," terang Akbar dalam suratnya.

Anggota DPR RI, Akbar Faizal. Politisi Partai NasDem meminta penegak hukum agar dugaan tindak pidana korupsi Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Luwu Utara diproses dan diberikan atensi yang serius.
Anggota DPR RI, Akbar Faizal. Politisi Partai NasDem meminta penegak hukum agar dugaan tindak pidana korupsi Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Luwu Utara diproses dan diberikan atensi yang serius. (Tribun Timur)

Sekedar diketahui bahwa, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dugaan korupsi proyek DID Luwu Utara tahun 2016.

Kedua tersangka itu adalah Agung selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Sariming mantan Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara yang bertindak selaku pengguna anggaran.

Keduanya dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pemberantasan korupsi. (*)

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved