Ada Pejabat Pemprov Dicopot Gubernur Sulsel Padahal Hari Pertama Kerja, Annas GS: Saya Rindu SYL

Ada Pejabat Pemprov Dicopot Gubernur Sulsel Padahal Hari Pertama Kerja, Annas GS: Saya Rindu SYL

Ada Pejabat Pemprov Dicopot Gubernur Sulsel Padahal Hari Pertama Kerja, Annas GS: Saya Rindu  SYL
HANDOVER
Mantan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, Annas GS 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Pejabat Pemprov Sulsel, Annas GS, mengaku rindu dengan gaya kepemimpinan Gubernur Sulsel 2008-2018, Syahrul Yasin Limpo.

Menurut Annas GS, SYL tak pernah semena-mena mencopot alasannya. 

"Rindu SYL. Kalau ada oran gyang nonjob waktu pertama dilantik SYL, saylah. Tapi tidak ada pejabat yang dia korbankan karena saya tim Amin Syam," tulis Annas GS.

Komentar Annas GS saat mengomentari berita pencopotan Pejabat Pemprov Sulsel oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di hari pertama kerja setelah Libur dan Cuti Lebaran.

Baca: BREAKING NEWS: Hari Pertama Kerja, Gubrenur NA Copot Kepala Inspektorat Sulsel

Annas GS pensiun di posis Sekretaris KPU Sulsel. 

Saat Pilgub Sulsel 2007, Annas GS menjabat Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Sulsel dan kemana-mana ikut kunjungan Gubernur Amin Syam saat itu.

Sementara Pilgub Sulsel 2007, Amien Syam ditantang Wagub Syahrul Yasin Limpo.

Setelah pilgub selesai dan SYL dilantik jadi Gubernur, Annas GS tetap menjabat Kepala Biro Humas & Protokol sebelum memilih pindah jadi Sekretaris KPU Sulsel. 

Setelah pensiun di KPU, Annas GS pindah ke jalur politik. Namun belum rezekinya lolos sebagai Anggota DPRD Sulsel dari Partai Golkar Dapil Jeneponto-Takalar.

"Mungkin karena yang dikenal cuma Karaeng Jalling. Sementara di surat nama tertulis Annas GS," kelakar Karaeng Jalling sapannya.

Baca: Gubernur NA Marah, Kepala BKD Sulsel Tak Hadir di Hari Pertama Kerja

Hari pertama kerja, Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah meneken SK penonaktifan Kepala Inspektorat Sulsel Luthfi Natsir.

Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani saat dikonfirmasi mengatakan Luthfi di non aktifkan sementara dari jabatannya.

"Pa Inspektur di-non aktifkan," katanya, Senin (10/6/2019).

Ia menjelaskan penonaktifan ini tentu setelah melihat kinerja pejabat yang dimaksud.

Dengan dicopotnya Luthfie, tercatat ada dua pejabat yang dinonaktifkan NA selama menjabat Gubernur Sulsel selama 9 tahun lalu.

Sebelumnya, Nurdin juga telah menonaktifkan Kepala Biro Pembangunan Sulsel Jumras.

Halaman
123
Penulis: Abdul Azis
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved