Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUNWIKI: Ini Profil Irfan Bachdim yang Tak Banyak Diketahui

Ia merupakan satu diantara tiga pemain senior yang kembali diberikan kesempatan kembali bergabung ke skuat Garuda.

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Imam Wahyudi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Masih ingat denga Irfan Bachdim?

Ya, Pemain blasteran Indonesia-Belanda itu kembali bergabung bersama Timas Indonesia.

Ia merupakan satu diantara tiga pemain senior yang kembali diberikan kesempatan kembali bergabung ke skuat Garuda.

Nantinya, ia akan diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia berlaga di dua pertandingan uji coba Internasional (FIFA match day) menghadapi Yordania pada 11 Juni 2019 dan Vanuatu 15 Juni 2019.

Dilansir dari Tribun Jakarta, penyerang sayap Irfan Bachdim tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah bisa kembali bergabung mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Irfan Bachdim mengaku senang impiannya memperkuat Timnas Indonesia kembali terwujud dan menjadi kenyataan.

"Semua tahu, Timnas adalah mimpi saya. Saya datang dari Belanda ke sini untuk bermain di timnas dan tahun kemren tidak dipanggil, jadi sekarang saya senang dan bangga bisa dipanggil lagi," kata Irfan Bachdim saat ditemui selepas latihan di Lapangan A, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (7/6/2019).

Pemain berusia 30 tahun itu berhasrat bisa memberikan kontribusi besar terhadap permainan skuat Garuda di lapangan.

Lebih lanjut, Irfan bertekad memberikan segala kemampuan terbaik yang dimiliki di dua pertandingan uji coba yang dimainkan.

"Ya, saya senang dan bangga bisa kembali ke Timnas. Ada kesempatan buat saya untuk menunjukkan kualitas lagi di dalam latihan. Itu sangat penting bagi saya," tutur pemain yang kini memperkuat Bali United tersebut.

Bagaimana perjalanan karier Irfan Bachdim?

Dilansir dari wikipedia, Irfan Haarys Bachdim adalah pemain sepak bola Indonesia keturunan Belanda yang bermain untuk klub Bali United F.C dan timnas Indonesia.

Dalam bermain, ia bisa menempati berbagai posisi seperti penyerang, gelandang maupun sayap.

Ayah Irfan, Noval Bachdim merupakan warga negara Indonesia keturunan Arab - Indonesia yang dilahirkan di Malang dan menetap di Lawang, Malang hingga tahun 80-an, sebelum tinggal di Belanda selama lebih dari 20 tahun.

Ibunya Hester van Dijk adalah warga negara Belanda. Keluarga Bachdim tinggal di kota Amsterdam.

Kakeknya Ali Bachdim adalah purnawirawan TNI Angkatan Laut.

Namun Irfan Bachdim tetap merupakan pemain warga negara Indonesia asli karena dirinya bermain di Indonesia tanpa melalui proses naturalisasi.

Irfan terlahir dari keluarga pemain sepak bola.

Ayahnya merupakan mantan pemain sepak bola dari klub PS Fajar Lawang (anggota kompetisi internal Persekam Malang) pada era 80-an.

Kakeknya Ali Bachdim merupakan mantan pemain Persema Malang dan PSAD Jakarta.

Kehidupan pribadi

Pada tanggal 8 Juli 2011, Irfan menikah dengan Jennifer Kurniawan, kakak dari Kim Jeffrey Kurniawan berasal dari Jerman.

Tanggal 5 Februari 2012 Irfan dikaruniai seorang putri, Kiyomi Sue Bachdim.

Pada tanggal 21 Maret 2014, pasangan ini dikaruniai anak kedua, Kenji Zizou Bachdim.

Karier

Di Belanda

Irfan mulai bermain sepak bola di akademi sepak bola Ajax Amsterdam bersama dengan Mitchell Donald, Jeffrey Sarpong, Christian Supusepa dan Ryan Babel.

Setelah tiga tahun ia pindah ke SV Argon, di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak meskipun ia bermain sebagai gelandang.

Irfan kemudian direkrut oleh pencari bakat FC Utrecht, dan menandatangani kontrak dengan klub tersebut.

Ia kemudian bermain untuk tim junior Utrecht, dan sesekali menjadi pemain cadangan tim senior.

Setelah kontraknya tidak diperpanjang lagi, maka pada bulan Juli 2009 ia ditransfer tanpa biaya ke klub HFC Haarlem.

Di Indonesia

Pada bulan Maret 2010, Irfan mengikuti seleksi pemain di Persib Bandung dan Persija Jakarta, tetapi kedua klub tersebut tidak memilihnya.

Tanggal 9 Agustus 2010, ia direkrut pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann, setelah sang pelatih melihat permainan Irfan dan para pemain muda berlaga amal untuk tokoh sepak bola Lucky Acub Zaenal di Stadion Gajayana, Malang.

Irfan Bachdim direkrut bersama-sama dengan Kim Jeffrey Kurniawan, pemain berdarah Indonesia-Jerman yang sebelumnya bermain di FC Heidelsheim.

Irfan sendiri adalah permain berpaspor Indonesia sejak kecil dan dia bukanlah seorang pemain naturalisasi.

Ketika Persema memutuskan hijrah dari Liga Super Indonesia ke Liga Primer Indonesia, Irfan sempat ingin meninggalkan Persema karena ancaman tidak dapat memperkuat timnas.

Namun akhirnya ia memilih berkomitmen dengan Persema dengan menandatangani kontrak selama tiga tahun, karena terus-menerus diintimidasi oleh PSSI untuk keluar dari Persema, meski beberapa klub LSI menawarkan kontrak besar.

Akhirnya Menpora Andi Mallarangeng menjamin haknya untuk tampil di timnas dan ia dipanggil untuk memperkuat tim nasional U-23 Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012.

Chonburi

Bachdim mengikuti trial di Thailand dengan klub BEC Tero Sasana F.C. di mana ia mampu memberikan kinerja rata-rata, maka ia tidak dipilih oleh tim.
Kemudian ia ditandatangani oleh klub Thailand yang lain Chonburi dengan kontrak 1 tahun.

Pada pertandingan pertama, Irfan mampu mencetak satu gol, sehingga Chonburi akhirnya bisa memaksakan hasil imbang 2–2 saat menghadapi BEC Tero Sasana F.C.. Gol lain Chonburi dicetak oleh Ivan Boskovic.

Consadole Sapporo

Gelandang blasteran Indonesia Irfan Bachdim resmi dikontrak klub Divisi Dua J-League (J2) Consadole Sapporo.

Selain Irfan, Consadole juga mengontrak mantan gelandang timnas Jepang Junichi Inamoto.

Menurut Transfermarkt, nilai transfer Bachdim selama semusim sebesar 88 ribu poundsterling atau sekitar Rp1,6 miliar.

Tim nasional

Tahun 2006, Irfan sempat hampir membela tim sepak bola U-23 Indonesia di Asian Games Qatar.

Namun ia harus absen dari turnamen tersebut karena menderita cedera.

Dalam Piala AFF 2010, ia tergabung dalam timnas senior Indonesia di bawah pelatih Alfred Riedl.

Debut pertama bersama timnas Indonesia ia awali ketika timnas menang 6-0 di laga persahabatan melawan Timor Leste, di Palembang pada 21 November 2010.

Penampilan pertamanya bersama timnas dalam turnamen resmi terjadi pada 1 Desember 2010, saat Indonesia mengalahkan Malaysia 5-1 di Gelora Bung Karno pada ajang AFF 2010. Irfan sendiri mencetak 1 gol dalam pertandingan tersebut.

Data diri:

Nama: Irfan Bachdim

Nama lengkap: Irfan Haarys Bachdim

Instagram: @ibachdim

Lahir: Belanda, 11 Agustus 1988

Tinggi: 1,72 m (5 ft 7 1⁄2 in)

Posisi bermain: Gelandang, penyerang

Pasangan: Jennifer Kurniawan

Anak: , Kiyomi Sue Bachdim

Kenji Zizou Bachdim

Orang Tua: Noval Bachdim

Hester van Dijk

Karier junior

1997–1998 SV Argon

1998–2000 Ajax Amsterdam

2000–2003 SV Argon

2003–2007 FC Utrecht

Karier senior*

2007-2009 FC Utrecht

2009-2010 HFC Haarlem

2010 SV Argon

2010-2013 Persema Malang

2013 Chonburi FC

2013 Sriracha F.C (pinjaman)

2014-2015 Ventforet Kofu

2015-2016 Consadole Sapporo

2017 Bali United

2018 Bali united

Filmografi

Tendangan dari Langit (2011)

Iklan
Indomobil Suzuki Motor
Nike Sports
Otsuka Pocari Sweat (bersama Jennifer Bachdim)

Sumber berita: http://jakarta.tribunnews.com/2019/06/07/kembali-dipanggil-perkuat-timnas-indonesia-irfan-bachdim-timnas-mimpi-saya

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved