Sudah 2 Hari Poros Kecamatan Maiwa-Bungin Enrekang Tertutup Longsor

Hujan yang mengguyur Kabupaten Enrekang tiga hari berturut-turut menyebabkan bencana longsor di sejumlah titik daerah berjuluk Bumi Massenrempulu itu.

Sudah 2 Hari Poros Kecamatan Maiwa-Bungin Enrekang Tertutup Longsor
Staf BPBD Enrekang Lukman Dering
Tim Reaksi Cepatnya (TRC) BPBD Enrekang melakukan pembersihan material longsoran dan membantu warga melintas di jalan penghubung Maiwa-Bungin yang tertimbun longsor. 

TRIBUNENREKANG, MAIWA - Material longsor menutup badan jalan Desa Lebani, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sabtu (08/06).

Akibatnya, jalan yang menghubungkan Kecamatan Maiwa dan Kecamatan Bungin tidak bisa dilalui kendaraan.

Hujan yang mengguyur Kabupaten Enrekang tiga hari berturut-turut menyebabkan bencana longsor di sejumlah titik daerah berjuluk Bumi Massenrempulu itu.

"Jalan di sini memang tak bisa dilalui karena tertimbun longsor dan batu besar sejak kemarin," kata warga Maiwa, Udin kepada Tribun, Minggu (09/06) siang.

Baca: Anggota Polsek Anggeraja Enrekang Berjibaku Bersikan Pohon Tumbang di Badan Jalan Enrekang-Toraja

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Putra Sulung Bupati Enrekang, Mitra Fachruddin, Caleg Terpilih DPR RI

Ia menjelaskan, material longsor yang menutup badan jalan tersebut juga berdampak pada perekonomian warga di kedua kecamatan tersebut.

Jalan itu adalah jalur utama warga Bungin maupun Maiwa untuk pengangkutan hasil pertanian.

"Kami tentu berharap jalan yang tertimbun ini bisa segera dikeruk dan bisa kembali dilalui kendaraan," ujar Udin.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang Lukman Dering mengatakan, pihaknya sudah mengutus satu regu Tim Reaksi Cepatnya (TRC) ke lokasi bencana.

Mereka kemudian memetakan lokasi jalan yang terputus serta menyingkirkan material longsor.

"Saya dan satu regu dengan jumlah 12 orang saat ini sudah di lokasi untuk lakukan penanganan," kata Lukman.

Baca: Mau ke Enrekang ? Jangan Lupa Siapkan Jas Hujan

Baca: Longsor di Tompobulu Bone, 23 KK Mengungsi

Ia menjelaskan, material longsor sangat sulit disingkirkan menggunakan peralatan yang biasa.

Sebab, material longsor cukup banyak dan juga terdapat batu besar yang berada tepat di badan jalan.

"Panjang jalan yang tertimbun sekitar 50 meter, makanya kita datangkan alat berat eskavator untuk singkirkan material longsoran, sore ini sudah tiba," ujarnya.

Selain longsor, bencana banjir juga sempat merendam Desa Pariwang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang kemarin.(tribunenrekang.com)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved