Randis Direktur RS Regional Sulbar Tabrak Lari di Majene

Polisi bersama masyarakat menyetop paksa mobil dinas milik Direktur RS Regional Mamuju, dr Hartini tersebut.

Randis Direktur RS Regional Sulbar Tabrak Lari di Majene
edy jawi/tribunmajene.com
Mobil dinas Pemprov Sulbar bernomor Polisi DC 8039 dan korban tabrak lari. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Mobil dinas Pemprov Sulbar bernomor Polisi DC 8039 dihentikan paksa saat melintas di depan Polsek Malunda, Kabupaten Majene, Minggu (9/6/2019) sore.

Polisi bersama masyarakat menyetop paksa mobil dinas milik Direktur RS Regional Mamuju, dr Hartini tersebut.

Mobil tersebut diduga telah menabrak pengendara motor di Onang, Kecamatan Tubo Sendana.

Dua perempuan yang jadi korban tabrak lari mengalami luka dan dirawat di Puskesmas Sendana II.

Pengemudi mobil, Ahmad Akhyar Mawardi mengakui telah menabrak pengendara motor di Onang.

Setelah menabrak, Ahmad Akhyar mempercepat laju mobil dan mencari tempat aman. Ia takut diamuk masyarakat sekitar.

"Bukan lari, tapi cari tempat aman," jelas Ahmad saat berada di Polsek Malunda.

Ahmad Akhyar mengemudikan mobil dinas tersebut dari Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia dalam perjalanan menuju Mamuju, Sulbar.

Mobil tersebut ditumpangi tiga orang dan satu sopir. Dua penumpang diantaranya yakni Direktur RS Regional Mamuju dr Hartini dan mantan Kepala Dinkes yang kini menjabat sebagai Widyaiswara Ahli Utama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulbar, dr Azis.

Sopir mobil dan dua pejabat Pemprov Sulbar pun diperiksa lebih lanjut di Mapolsek Malunda.

Sementara itu, dua korban tabrak lari kini telah dilarikan ke RS Regional Mamuju. dr Hartini yang mengantarkan korban ke rumah sakit.

dr Azis sempat bersitegang dengan warga sebelum korban di rujuk. Warga setempat menanyakan korban yang tak kunjung dirujuk.

Namun dr Azis menimpali dengan nada tinggi. Ia mengatakan, dirinya yang merupakan dokter lebih tau kondisi korban. (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved