Mudik 2019, Angka Kecelakaan Turun di Kabupaten Gowa

Pada mudik Idulfitri kali ini, Satlastas Polres Gowa mencatat hanya empat kecelakaan yang terjadi wilayah di Kabupaten Butta Bersejarah ini.

Mudik 2019, Angka Kecelakaan Turun di Kabupaten Gowa
ari maryadi/tribungowa.com
Pantauan kesiapsiagaan personel Polres Gowa pada hari terakhir pos Operasi Ketupat Idulfitri 1440 Hijriah, Minggu (9/6/2019) siang tadi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gowa mencatat ada penuruan angka kecelakaan lalu lintas selama mudik Idulfitri 1440 H/2019 di Kabupaten Gowa.

Pada mudik Idulfitri kali ini, Satlastas Polres Gowa mencatat hanya empat kecelakaan yang terjadi wilayah di Kabupaten Butta Bersejarah ini.

Angka tersebut jauh menurun bila dibandingkan dengan kecelakaan yang terlapor di Satlantas Polres Gowa pada mudik lebaran tahun 2018 lalu. Ketika itu, total kecelakaan berjumlah 21 kasus.

"Iya tahun ini ada penurunan. Dari 21 kasus tahun lalu, kini hanya 4 kasus," kata KBO Satlantas Polres Gowa, Iptu Dayu Arry kepada Tribungowa.com, Minggu (9/6/2019).

Perwira polisi dua balok ini menyampaikan, tidak ada korban jiwa selama pelaksanaan mudik lebaran di Kabupaten Gowa tahun 2019 ini.

Dari empat kecelakaan tersebut, satu peristiwa mengakibatkan luka berat, serta tiga diantaranya mengalami luka ringan.

"Satu kasus luka berat, dan tiga kasus luka ringan," imbuh Iptu Dayu.

Menurutnya, korban kecelakaan dari empat kasus tersebut didominasi oleh generasi melenial. Usia korban terdiri dari 15 tahun hingga 35 tahun.

Kecelakaan tersebut terjadi dalam kurun waktu Senin 27 Mei 2019 hingga Sabtu 8 Juni 2019 atau selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2019.

Perwira polisi dua balok ini menyampaikan ada berbagai upaya yang dilakukan Satlantas Polres Gowa untuk menekan angka kecelakaan pada tahun ini.

Mulai dari mengecek kesehatan para sopir angkutan antarkabupaten, pengecekan kendaraan bermotor, imbauan titik rawan macet dan kecelakaan.

Kemudian operasi patroli hunting yang sifatnnya simpatik, penempatan pospam/personel pada titik rawan kecelakaan dan kemacetan. Pemasangan spanduk tentang keselamatan berlalu lintas.

"Termasuk sosialisasi langsung ke lokasi keramaian seperti pasar, toko, sekolah tentang keselamatan dalam berlalu lintas," imbuh Iptu Dayu.

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com via Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved