Dituding Berhentikan PKH Beda Pilihan di Pileg 2019, Ini Jawaban Pendamping PKH Bulukumba

Hal tersebut, kata Herman, berdasarkan pengakuan beberapa warga desa yang namanya dicoret sebagai penerima manfaat, salah satunya warga bernama Ani.

Dituding Berhentikan PKH Beda Pilihan di Pileg 2019, Ini Jawaban Pendamping PKH Bulukumba
Herman
Beberapa warga Dusun Bingkarongo, Desa Bontomate'ne, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, tak menerima lagi bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Dinas Sosial (Dinsos) Bulukumba. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, akhirnya angkat bicara terkait pemberhentian beberapa penerima manfaat.

Sebelumnya, warga Desa Bontomate'ne, Kecamatan Rilau Ale, Herman, mengungkap, bahwa pendamping PKH telah melakukan pemberhentian status terhadap beberapa penerima manfaat, lantaran berbeda pilihan politik pada Pileg 2019 lalu.

Dana Kampanye Peserta Pemilu di Luwu Utara Telah Diaudit, Hasilnya?

Sudah 6 Hari Jl Poros Sengkang-Bone Putus, Warga Butuh Jembatan Permanen Baru

Hal tersebut, kata Herman, berdasarkan pengakuan beberapa warga desa yang namanya dicoret sebagai penerima manfaat, salah satunya warga bernama Ani.

Namun, saat dikonfirmasi, Jumat (8/6/2019) malam, salah seorang pendamping PKH di Kecamatan Rilau Ale, Risma, tak membenarkan hal tersebut.

Nama pendamping PKH tersebut sengaja diinisialkan TribunBulukumba.com, atas permintaan pihak bersangkutan.

Melalui telepon ia menegaskan, bahwa pemberhentian yang dilakukan oleh pihaknya adalah graduasi dan sudah sesuai dengan aturan.

Jika dikaitkan dengan Pileg 2019, kata dia, sangat tidak masuk akal. 

Pasalnya, graduasi telah dilakukan sekitar Februari 2019, jauh sebelum Pileg 2019 yang berlangsung di bulan April.

"Di PKH itu ada namanya graduasi. Graduasi itu proses dimana kita mengeluarkan orang-orang yang dianggap mampu untuk tak lagi menjadi peserta. Kadang muncul pertanyaan, yang mana dikatakan kategori mampu," jelas Risma.

"Kita kembali ke aturannya. PKH adalah program yang diperuntukkan untuk masyarakat yang berada dalam garis kemiskinan terdalam, artinya, masyarakat yang paling miskin di desa itu. Kategori mampu, bukan berarti dia sudah kaya," jelasnya menambahkan.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Syamsul Bahri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved