Calon Fasilitator Program READSI di Luwu Utara Didominasi Sarjana Muda

Di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sebanyak delapan kecamatan mendapatkan program ini.

Calon Fasilitator Program READSI di Luwu Utara Didominasi Sarjana Muda
Foto Armiady DKP Lutra
Pendaftar calon fasilitator desa pada program Rural Empowerment and Agriculture Development Scalling Up Initiative (READSI) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Perekrutan fasilitator desa pada program Rural Empowerment and Agriculture Development Scalling Up Initiative (READSI), tengah berlangsung.

Di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sebanyak delapan kecamatan mendapatkan program ini.

TRIBUN WIKI: Dulu Karyawan Bank, Kini Istri Gubernur dan Anggota DPR RI, Ini Profil Andi Ruskati

Selama Operasi Ketupat, Enam Kasus Kecelakaan di Jeneponto

Kecamatan Tanalili, Bone-bone, Mappedeceng, Malangke Barat, Baebunta, Baebunta Selatan, Sabbang, dan Sabbang Selatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Luwu Utara, Armiady, mengatakan, READSI merupakan program Kementerian Pertanian yang mendukung tercapainya kedaulatan pangan, dan meningkatnya kesejahtraan petani.

"Tak hanya menggunakan penyuluh, program READSI juga merekrut fasilitator desa," kata Armiady, Minggu (9/6/2019).

Armiady menuturkan, pendaftar fasilitator desa sekitar 60 orang yang didominasi oleh sarjana muda pertanian.

"Rata-rata dari mereka merupakan lulusan baru sarjana pertanian," katanya.

Program READSI akan mengedepankan pelatihan.

Daerah penerima program ini diharapkan mampu memenuhi keterbatasan kemampuan SDM, dalam meningkatkan kesejahteraan petaninya.

Fasilitator desa juga akan melakukan pendampingan kelompok tani sasaran, serta bersinergi dengan penyuluh pertanian.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan keluarga silaturahmi ke rumah Hj Nurlina di Dusun Lipukasi, Bottoe, Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulsel, Sabtu (8/6/2019).
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan keluarga silaturahmi ke rumah Hj Nurlina di Dusun Lipukasi, Bottoe, Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulsel, Sabtu (8/6/2019). (chalik/tribunlutra.com)

"Dengan begitu diharapkan program ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutup Armiady.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Update info terbaru tentang Tribun Timur dengan Subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun Instagram kami: 

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved