Setelah Ramadan, Mana Diutamakan, Puasa Syawal atau Puasa Ganti? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Setelah Ramadan, Mana Diutamakan, Puasa Syawal atau Puasa Ganti? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Setelah Ramadan, Mana Diutamakan, Puasa Syawal atau Puasa Ganti? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
dok tribunstyle
Kapan Pelaksanaan Puasa Syawal? 

Setelah Ramadan, Mana Diutamakan, Puasa Syawal atau Puasa Ganti? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

TRIBUN-TIMUR.COM - Ramadan 1440 Hijriah telah berlalu sejalan dengan hadirnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal.

Bersamaan dengan itu, umat Muslim di seluruh dunia juga bisa memulai pelaksanaan Puasa Syawal.

Baca: Momen Idul Fitri dengan Aneka Makanan, Waspada Hipertensi! Ini 4 Cara Alami dan Sehat Bisa Dilakukan

Baca: Tata Cara Puasa Syawal, Lafal Niat dan Kapan? Haruskah 6 Hari Berurutan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Hanya saja kerap muncul pertanyaan, apakah puasa Syawal lebih dahulu atau puasa ganti (Qadha)?

Baca selengkapnya artikel ini, termasuk ada penjelasan Ustaz Abdul Somad.

Diawali dengan penjelasan Puasa Syawal ini dikerjakan selama enam hari lamanya di bulan Syawal.

Anjuran dan tuntunan mengerjakan puasa Syawal sesuai dengan hadist Rasullullah Muhammad SAW.

Dalam salah satu hadist, Rasulullah SAW pernah bersabda, 

“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun” (HR. Muslim).

Dalam hadis yang diriwayatkan, HR Muslim tersebut dijelaskan bahwa setelah menyelesaikan puasa Ramadan dilanjutkan berpuasa selama enam hari di bulan Syawal, maka bagi yang melakukan akan seperti berpuasa selama setahun.

Baca: Sadio Mane Pilih Diam Saat Pemain Liverpool Rayakan Juara Liga Champions 2019 dengan Minum Sampanye

Baca: Lihat Gaya Striker Liverpool Mohamed Salah Tertidur di Pesawat Sambil Peluk Trofi Liga Champions

Halaman
1234
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved