Pesawat Boeing 737.200 Dikerahkan Mencari 17 Korban KM Lintas Timur

Tim Badan Sar Nasional (Basarnas) masih terus melakukan pencarian korban Kapal Motor Lintas Timur yang tenggelam di Perairan Laut Banggai

Pesawat Boeing 737.200 Dikerahkan Mencari 17 Korban KM Lintas Timur
handover
Basarnas Kota Makassar Koordinasi TNI Lanud Hasanuddin untuk pencarian korban KM Lintas Timur 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tim Badan Sar Nasional (Basarnas) masih terus melakukan pencarian korban Kapal Motor Lintas Timur yang tenggelam di Perairan Laut Banggai, Sulawesi Tengah sejak 1 Juni 2019.

Sebanyak 17 kru dan nahkoda kapal hingga Kamis (06/06/2019), hari ini belum ditemukan.

"Upaya pencarian sudah dilakukan oleh Basarnas Palu, namun 17 korban belum ditemukan. Kita berkoordinasi ke TNI AU untuk membantu pencarian lewat udara sehingga bisa memantau lebih luas" kata Kepala Kantor Basarnas Makassar, Mustari.

 Kecelakaan Beruntun di Barebbo Bone, 6 Korban Dilarikan ke RS

Sandiaga Uno Tanggapi Terkait Dirinya Diisukan Masuk Kabinet Jokowi, Akankah Tinggalkan Prabowo?

Pesawat Boeing 737.200 dengan 14 orang crew dari Internal TNI AU berangkat dari Lanud Hasanuddin pada Pukul 10.00 wita dengan ketinggian pencarian di bawah 10.000 kaki.

Pesawat akan menyisir perairan yang diduga terdapat korban. Lama pencarian pesawat yaitu 1 jam 30 menit dan akan kembali terbang setelah 'refuel' di Kendari.

"Semoga dengan bantuan pesawat TNI AU Lanud Hasanuddin bisa mendapatkan informasi keberadaan 17 korban yang masih dinyatakan hilang," lanjut Mustari.

Ditabrak Motor, Warga Battang Palopo Ini Meninggal

Sebelumnya dikabarkan KM Lintas Timur mengalami kecelakaan dan dinyatakan tenggelam setelah salah seorang kru kapal atas nama Yacob ditemukan di Perairan Luwuk.

Dari keterangan korban, kapal nahas tersebut mengalami kecelakan sejak tanggal 1 Juni 2019.

Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Bitung Manado hendak menuju ke Morowali ini mengangkut semen.

Sebelum tenggelam, sebelumnya mesin kapal sempat diperbaiki dan kembali melanjutkan perjalanan.

Namun tiba tiba mesin yang bermasalah dan cuaca yang memburuk membuat kapal terombang-ambing dan akhirnya kapal tenggelam. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved