Idulfitri 1440 H

Lagi, Bupati Pangkep Minta Maaf Tak Salat Id di Ibukota Kabupaten

Untuk kesekian kalinya, Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid, tak menunaikan ibadah Salat Idulfitri di Ibukota Kabupaten, Pangkajene.

Lagi, Bupati Pangkep Minta Maaf Tak Salat Id di Ibukota Kabupaten
TRIBUN TIMUR
LEBARAN PANGKEP - Suasana Salat Idul Fitri 1440 Hijriyah di Lapangan Stadion Andi Mappe, Pangkajene, Rabu (5/6/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, PANGKAJENE -- Untuk kesekian kalinya, Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Syamsuddin A Hamid tak menunaikan ibadah Salat Idulfitri di Ibukota Kabupaten, Pangkajene.

Stadion Andi Mappe, Jl Beringin, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene, kembali jadi venue Salat Ied 1440 Hijriyah.

Syamsuddin sudah menjabat 8 tahun menjadi Bupati Pangkep, atau melewati pertengahan periode keduanya sebagai kepala daerah ke-10 Kabupaten Pangkep, sejak 2010 lalu.

Baca: Puluhan Warga Pangkep Panik Saat Malam Takbiran,Ini Masalahnya

Baca: Reskrim Polres Pangkep Amankan Pelaku Judi di Mangilu

Baca: Rawan Kecelakaan, Satlantas Polres Pangkep Pasang Peringatan di Kalibone

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, Bupati Pangkep tak bisa salat di sini. Pimpinan SKPD disebar di pelosok dan kepulauan," kata Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana, sebelum membacakan sambutan tertulis kepala daerah di Mimbar Salat Ied, Stadion Andi Mappe, KePangkajene, Pangkep, Rabu (5/6/2019) pagi.

Informasi yang diperoleh Tribun, bupati yang juga Ketua DPD Partai Golkar Pangkep ini, menunaikan salat ied di sebuah desa di Kacamatan Labbakkang, sekitar 11.5 k tenggara ibu kota.

Dalam catatan Tribun, Syamsuddin menunaikan salat ied di lokasi resmi yang ditentukan Panitia Hari Besar Islam (PBHI) Pangkep, hanya pada Lebaran 1433 Hijriyah, atau tahun pertama di menjabat kepala daerah, Februari 2010.

Dalam catatan kedua, Syamsuddin juga menunaikan salat ied di tahun terakhir periode pertamannya, tahun 2015 lalu.

Bupati senantiasa mendelegasikan pembacaan sambutan resmi kepada Wakil Bupati. 

Di periode pertama (2010-2015) dimandatkan kepada Abdul Rahman Asseggaf. Sedangkan untuk tiga tahun terakhir, mandat sambutan itu diberikan kepada Syahban Sammana.

Dalam catatan PBHI Pangkep, Bupati Syamsuddin-lah yang memilih jarang bergabung dengan warga dari dua kecamatan di ibu kota kabupaten, Pangkajene dan Minasate'ne.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved