Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tiba-tiba Mahfud MD Bahas 'Ulama Kagetan' di Pentas Politik, Ustadz Yusuf Mansur Langsung Bereaksi

Tiba-tiba Mahfud MD Bahas 'Ulama Kagetan' di Pentas Politik, Ustadz Yusuf Mansur Langsung Bereaksi

Editor: Mansur AM
KOMPAS.COM
Tiba-tiba Mahfud MD Bahas 'Ulama Kagetan' di Pentas Politik, Ustadz Yusuf Mansur Langsung Bereaksi 

Tiba-tiba Mahfud MD Bahas 'Ulama Kagetan' di Pentas Politik, Ustadz Yusuf Mansur Langsung Bereaksi

TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD rupanya ikut mengamati kemunculan sejumlah ulama yang mendadak muncul di arena politik. 

Menurut Mahfud MD, ulama yang tidak dibekali ilmu toleransi dan jernih melihat perbedaan sebagai rahmatan lilalamin berpotensi merusak.

Meski demikian, Mahfmud juga menyebut Indonesia gudangnya ulama yang toleran dan penuh kasih.

Baca: TERBONGKAR Identitas Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Kartasura, Diungkap Jenderal Polisi Ini

Baca: 2 Tips Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah Saat Mudik, Salah Satunya Iringi Senyuman Terbaik Anda

Baca: Usai Idul Fitri dan Salaman, Ucapkanlah Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Ini Kalimat Balasannya

Anggota Dewan Pengarah Bidang Pembinaan Ideologi Pancasila dan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, memberikan pendapat soal ulama yang saat ini banyak muncul di kontestasi politik.

Hal ini disampaikan Mahfud MD saat menjadi narasumber di acara Opsi, Metro Tv, Senin (3/6/2019).

Selain Mahfud MD ada pula pendakwah Ustaz Yusuf Mansur, mantan Kepala Bais Suleman B Ponto, aktivis Nahdatul Ulama, serta cendekiawan.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud mengatakan ada sebutan 'ulama kagetan' terkait dengan situasi politik.

Hal ini bermula saat pembawa acara bertanya soal ulama yang harusnya berangkat dari Rahmatan-lil-alamin atau rahmat bagi semesta.

"Kita lihat bahwa agama Rahmatan Lil alamin harus membawa kedamaian tapi kenapa tidak semudah itu prakteknya Pak Mahfud di dalam keseharian terutama jelang pesta demokrasi 5 tahunan," ujar pembawa acara.

Mahfud lalu menerangkan soal politisi yang juga ulama di zaman dahulu.

"Ya kita harus melihat masa lalu juga, sebetulnya dulu negara ini menghadirkan politisi ulama yang bagus-bagus, yang rahmatan lil alamin betul toleran," ujar Mahfud.

"Punya prinsip di dalam berjuang ketika dia menganggap agama itu sebagai sumber insiprasi kemudian masuk ke lembaga politik kan orangnya hebat-hebat ya."

Lalu ia menyebutkan beberapa tokoh islam yang juga masuk dalam politik.

"Tetapi begitu keputusan secara demokratis mereka bekerja bersama demi bangsa ini jadi harus ada koridor, sekarang nampaknya zero sum games ya yang menang mau menghabisi yang lain," kata Mahfud.

"Saya melihat minta maaf juga banyak sekarang ini ulama-ulama ini tidak setulus dulu, banyak 'ulama kagetan' juga," ujar Mahfud diakhiri dengan tertawa.

Terdengar pula beberapa narasumber yang juga menertawakan pernyataan Mahfud.

"Mendadak ulama gitu ya Prof?," sahut pembawa acara

Mendengar hal itu, Yusuf Mansur tampak serius mendengarkan pernyataan dari Mahfud.

Ia juga tampak menganggukkan kepalanya pelan sembari serius mendengar perkataan Mahfud.

Reaksi Yusuf Mansur saat Mahfud MD sebut ada ulama kagetan, Senin (3/6/2019)
Reaksi Yusuf Mansur saat Mahfud MD sebut ada ulama kagetan, Senin (3/6/2019) (YouTube Metrotvnews)

 

"Kadang kala orang pakai sorban sudah dipanggil ulama," tambah Mahfud.

"Lalu kerjanya maki-maki kan ada serakang."

"Mudah-mudahan sekarang diproposionalkan lagi lah, ulama itu kan memberikan kesejukan, di pihak manapun dia berada jangan suka memaki orang-menyalahkan orang dan sebagainya."

Menurut Mahfud ulama yang ada di gerakan politik bukan hal yang baur.

"Gus Dur pernah mengatakan begini, setiap orang setiap organisasi itu sebenarnya adalah gerakan politik tetapi bukan partai politik," ujar mantan Ketua MK tersebut.

Lihat videonya menit 25.05:

Meme Ustadz Yusuf Mansur dan KH Maruf Amin

Sosok  Ustadz Yusuf Mansur selalu jadi pembicaraan sejak dirinya tegas mendukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019. 

Sempat mereda, dia kembali jadi pembicaraan gegara meme yang beredar menampilkan foto dirinya bersama Cawapres 02 Maruf Amin dan mantan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang ( TGB) atau  TGH Muhammad Zainul Majdi.

Dalam meme itu terdapat narasi yang menyatakan Yusuf Mansur, Maruf Amin dan TGB tidak memberikan pernyataan bela sungkawa terhadap korban meninggal dalam kerusuhan aksi 22 Mei 2019

Dalam meme itu disebut, padahal kejadian aksi 22 Mei 2019 telah lewat lima hari dan ketiganya tidak memberikan pernyataan bela sungkawa. 

Baca: TERBONGKAR Identitas Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Kartasura, Diungkap Jenderal Polisi Ini

Baca: 2 Tips Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah Saat Mudik, Salah Satunya Iringi Senyuman Terbaik Anda

Baca: Usai Idul Fitri dan Salaman, Ucapkanlah Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Ini Kalimat Balasannya

 

Dalam narasi itu, dihubungkan pula tidak ada pernyataan duka cita dengan posisi ketiganya sebagai tokoh dan ulama Umat Islam.

"Sudah 5 hari aksi 22 Mei.

Tak sepatah kata pun Mereka ucapkan...

"Turut berduka cita"

"Turut prihatin"

"Turut berbela sungkawa"

Atas adanya korban jiawa

Apa mereka lupa...
Mereka tokoh, ulama, panutan Umat Islam"

Baca: TERBONGKAR Identitas Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Kartasura, Diungkap Jenderal Polisi Ini

Baca: 2 Tips Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah Saat Mudik, Salah Satunya Iringi Senyuman Terbaik Anda

Baca: Usai Idul Fitri dan Salaman, Ucapkanlah Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Ini Kalimat Balasannya

Demikian bunyi lengkap narasi pada meme itu.

Atas beredarnya meme itu, Yusuf Mansur menyatakan apa yang tertulis di meme itu tidaklah benar.

Yusuf Mansur menyatakan di awal-awal pasca kejadian kerusuhan 22 Mei, dirinya telah mengkoordinir ponpes Darul Quran dan cabang-cabangnya untuk melakukan salat ghaib dan membaca doa.

Ia mengakui, hal itu tidak ia sampaikan secara terbuka.

Namun demikian, ia sempat memposting hal itu di akun Instagram.

Saat itu, Yusuf Mansur kemudian mengajak semuanya menunggu keterangan resmi polisi.

Ia juga melarang santrinya berstatemen apapun karena ia tidak memahami persoalan yang ada.

"Ini ga bener.

Dlm keadaan msh dicari titik terang di hari2 awal tsb, kami dg izin Allah, menyalatkan ghaib di seluruh dq pusat dan cabang2nya. Membacakan doa2.

Emang ga koar2. Tp di IG dah pernah dN sempat saya taro. Sambil ngajak semuanya tetap nunggu keterangan resmi dari yang berwenang.

Thd apa yg bukan wilayah saya, dkk dq, saya melarang berstatement apa2. Tp geber doanya. Kalo doa, selain soal kemanusiaan, juga soal keterikatan dan keterkaitan sessama muslim. Tapi sampe segitu aja. Ga bs masuk lbh lagi. Kami ga paham apa2.

Mengorganisir shalat ghaib di ribuan rumah tahfizh, u/ para almarhum, adalah bukan hal sederhana. Semoga diterima oleh Allah semua amal kita semua.," demikian tulis Ustaz Yusuf Mansur di akun instagramnya, Kamis (30/5/2019). 

Ustaz Yusuf Mansur Difitnah Dapat Proyek karena Jokowi

Meski di bulan Ramadan ini Ustadz Yusuf Mansur kerap dapat fitnah dari netizen.

Bahkan sekalipun unggahannya berisi pesan kepada umat muslim untuk mendapatkan rezeki dengan cara yang baik.

Seperti dilansir Wartakotalive.com dari akun instagram @yusufmansurnew, awalnya pria asli Betawi ini mengunggah screenshoot sebuah berita soal kerja sama dengan anak usaha BUMN Adhi Karya.

Disitu anak usaha Adhi Karya menggandeng Ustadz Yusuf Mansur dalam membangun proyek apartemen.

Disitu dia menjelaskan bahwa kerja sama sudah dimulai sedari 2010 lalu.

Selama 9 tahun ini kata Yusuf, ia mengalami banyak cobaan dalam usaha tersebut.

Mulai dari pembebasan lahan dan pelunasan. Sampai akhirnya proyeknya tersebut resmi akan mulai dibangun.

Namun jelas Yusuf, masih ada lima tahun lagi untuk bangunan tersebut rampung.

“9th berbilang... Pun msh berupa judul. Perjalanan masih ada 4-5th lagi menuju eksekusi,” tulisnya di akun instagram @yusufmansurnew Selasa (28/5/2019).

Baca: TERBONGKAR Identitas Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Kartasura, Diungkap Jenderal Polisi Ini

Baca: 2 Tips Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah Saat Mudik, Salah Satunya Iringi Senyuman Terbaik Anda

Baca: Usai Idul Fitri dan Salaman, Ucapkanlah Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Ini Kalimat Balasannya

Ia pun berharap perjalanan usahanya ini bisa menjadi pesan bagi setiap orang yang mau berusaha.

Menurutnya setiap usaha pasti harus melalui proses yang rumit. Namun di tengah proses tersebut jangan sekali-sekali bergantung dengan apapun.

“Ke Allah aja. Bulet2. Banyak kerjain amalan2 sunnah, dan berdoa,” jelasnya.

Memang kata Yusuf, semua usaha tidak ada yang instan.

Namun, ia yakin jika Tuhan pasti akan memberi ganjaran bagi hambanya yang mau berproses.

“Tidak ada simsalabim. Bahkan saat punya apa-apa dan ada siapa. Jamin. Proses adalah tetap sebuah keniscayaan,” pesannya.

Namun, dari postingan tersebut, ternyata masih banyak netizen yang berburuk sangka.

Beberapa netizen menuduh, kerjasama tersebut terjadi lantaran kedekatan Ustaz Yusuf Mansur dengan Jokowi.

Misalnya saja yang dituduhkan oleh akun @ghirah.212 “Sungguh tidak ada yg instan, cukup dukung jokowi proyek datang berlimpah,” tulis akun tersebut.

Masih mendapatkan buruk sangka Yusuf Mansur pun sekali lagi menegaskan bahwa proyek tersebut sudah digarap sejak tahun 2010.

“Padahal di caption dah ditulis. Ini proyek rintisan sejak dari 2010, wkwkwkwkk. Msh aja ngaitin dg Pilpres, hahahaha,” tulisnya di kolom komentar.

Ia pun mengaku kasihan dengan pihak-pihak yang masih berburuk sangka dengannya.

Padahal niatnya sendiri hanya ingin berbagi kiat-kiat berbisnis.

“Asli, saya kasian. Diajarin bener-bener, tapi malah gak mau buka mata. Ya sudahlah. Buat yang mau belajar saja,” jelasnya.

Di postingan lainnya ia pun kembali telak menyindir netizen yang memfitnahnya.

Mengcapture klarifikasinya, ia pun mengingatkan netizen jika ini bulan Ramadan.

“Buat yang mau belajar aja. Met istirahat ya. Bebas sebebas2nya mau nulis apa. Mangga, hehehe. Met Ramadhan. Ramadhankan hati dan jempolmu,” tulisnya di postingan lainnya.

 

Ustadz Yusuf Mansur Dapat Komentar dari Warganet Beda Pilihan dengan UAS dan Aa Gym

Ustadz Yusuf Mansur mendapat komentar cemooh dari warganet di akun instagram @yusufmansur new.

Sejumlah foto yang diposting berkaitan dengan Jokowi mendapat komentar nyinyir. 

Tudingan dan ungkapan nyinyir itu datang dari Netizen.

Hampir semua foto yang diunggah oleh Ustadz Yusuf Mansur ada saja komentar nyinyir.

Diduga kuat, komentar nyinyir itu karena pilihan yang berseberangan Ustadz Yusuf Mansur dalam Capres di Pillpres 2019.

Ustadz Yusuf Mansur berbeda pilihan dengan Ustadz Abdul Somad dan KH Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa AA Gym.

Ustadz Yusuf Mansur selama ini memang memilih berada di sisi Capres 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Sementara Ustadz Abdul Somad menjatuhkan dukungannya kepada Capres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Begitu juga dengan AA Gym dan Ustadz Adi Hidayat.

Jika dicermati komentar nyinyir itu memang mengarah pada perbedaan pilihan Capres di Pilpres 2019.

Baca: TERBONGKAR Identitas Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Kartasura, Diungkap Jenderal Polisi Ini

Baca: 2 Tips Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah Saat Mudik, Salah Satunya Iringi Senyuman Terbaik Anda

Baca: Usai Idul Fitri dan Salaman, Ucapkanlah Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Ini Kalimat Balasannya

Sehari sebelum pencoblosan, 16 April 2019, Ustadz Yusuf Mansur mengunggah kebersamaan anak-anaknya dengan sejumlah tokoh bangsa.

Ada BJ Habibie, ada Din Syamsduin. Ada juga KH Abdullah Gymnastiar atau AA Gym.

"Alhamdulillaah. Seneng banget istri dan anak2 bisa fotoan sama Eyang Habibie, Aa Gym, Prof Din, dan Bang Zul, Ketua MPR/Ketum PAN. Mksh ILC," tulis Ustadz Yusuf Mansur.

Unggahan ini juga langsung dibanjiri komentar nyinyir.

Berikut beberapa di antaranya:

@ryanti.kosh: Kata AA gym, suka sm seseorg jgn berlebihan bgitu jg sebaliknya. Apalagi sdh masa tenang. Jgn posting mulu

@erwinasmara: "kalau menyukai jgn terlalu berlebihan, jgn terlalu di umbar-umbar" - Aagym quote ILC malam ini. Nusuuuuk euyy

@trido: Makin kliatan ulama yg ap2 dunia mulu sm ulama yg mikirin umat

Komentar nyinyir juga ada di unggahan foto Ustadz Yusuf Mansur di mana Capres 01 Jokowi sedang mencium Hajar Aswad, 15 April 2019, atau bertepatan dengan masa tenang Pilpres.

"Shalawatin bener foto2 ini. Spy bs jd orang besar, dan diizinkan Allah bermanfaat besar. Atau minimal, bisa ke tanah suci, dan nyium hajar aswad dengan leluasa," tulis Ustadz Yusuf Mansur.

"Gus Karim, guru ngajinya Presiden sejak sebelum jd walikota, diajak ke Tanah Suci. Yaa Allah. Berkahnya jd guru ngaji, saat ada anak muridnya yang jd orang besar. Yuk. Shalawat," tulis Ustadz Yusuf Mansurlagi.

Lagi-lagi komentar nyinyir bermunculan, seperti berikut ini:

@umi_yakfie: Sayang perubahan baiknya terjadi saat mau pemilihan lagi,waktu memimpin kemarin beliau terkesan sebagai pegawai bukan pemimpin

@wibowo_ari_05: Kita berdoa bersama n solawatin thn ini punya persiden baru

@jaymaulana92: Hari tenang perbanyak istighfar

@mfahri0299: Laga perpisahan segera dimulai

@yuniamirullah: Segitunya tad.

@pratamaaaw: Masa tenang tad, ampun dahh...

@ns.opie: Alhamdulillah ust... hebat mantab.... ini pamer ya ust?? Kalo niat nya pamer mah percuma ah.

Tidak hanya itu, komentar nyinyir juga makin terasa di postingan Ustadz Yusuf Mansur yang memunculkan dua foto Ustadz Abdul Somad dan AA Gym.

Sebenarnya, sejatinya ada satu foto lagi yang berjejer bersama dengan dua ustadz tersebut.

Foto yang satu itu adalah foto Ustadz Yusur Mansur.

Namun, Ustadz Yusuf Mansur memutuskan untuk menghapus foto dirinya setelah banyak netizen yang memandang dirinya tidak pantas bersanding dengan Ustadz Abdul Somad dan Aa Gym.

"Sudah saya hilangkan, wajah yang pertama. Memenuhi harapan dan keinginan kwn2. Indonesia itu keluarga. Doakan saya bisa menjadi ustadz, bisa menjadi ulama, dan pantas bersanding dg beliau2 yang dimuliakan Allah. Bismillaah walhamdulillaah," tulis Ustadz Yusuf Mansur.

Berikut komentar netizen:

@yogyawans: Habib Rizieq gmn pak ustadz.. hehehe... Kasihanilah kami para Al faqir ingin berjumpa beliau tp nda bisa.. mungkin pa ustadz punya cara yg baik. Hehe

@sofia_allia: Ulama ulama yg tidak berpihak sm rezim yg penuh kecurangan ini.. sehat trs tuah guru ku.. insya Allah ustad Yusuf menyusul kalian

@aminfauzi.abid_s.kom: Post nya jangan menyudut pak..post yang tentang islami saja atau hadist hadist

@utaleonheart: pertanyaan saya tetap sama, ustad apa hukumnya secara agama kita menang dengan cara curang. terus apa hukumnya tau tpi diam aja, khususnya org yg punya suara/power. mohon penjelasannya ustadz. mohon maaf ustadz

 

Komentar nyinyir itu kian terasa saat Ustadz Yusuf Mansur memposting Jokowi yang sedang menikmati masakan Padang.

Berikut unggahan Ustadz Yusuf Mansur:

Indonesia utang kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat.

Tanpa Warung Padang, ga ada Indonesia

Begitu juga masyarakat Sunda, dengan Warung2 Sundanya.

 Masyarakat Tegal, Jawa, dengan Warung2 Tegalnya.

Dan warung2 makan berbagai suku Madura, Kalimantan, Sulawesi seluruh Sulawesi, Jakarta, Sumut, Sumsel,

dan seluruh Propinsi, seluruh Kabupaten dan Kota, dengan kekhasan masing.

Wkt kuliah, saya makan di 3 warung, ganti berganti:

Warung Padang, Warung Sunda, Warung Tegal.

Subhaanallaah dah.

Presiden berkenan makan di Warung Padang barusan aja.

Ini bagus. Kwn2 pejabat, makan2nya di warung2 khas daerah2 nusantara.

Sekalian ngegedein brand2nya Indonesia.

Berikut komentar netizen:

@asdaransar_01: Tdk berfaedah Ust, antum semakin hari semakin kelihatan Munafiq. Ikutah keulama yg lurus, yg istiqamah.

Terang-terangan Dukung Jokowi

Mengutip Tribunnews.com, setelah memilih diam lama, Ustaz Yusuf Mansur akhirnya mengungkapkan dukungannya kepada Presiden Jokowi.

Ustaz Yusuf Mansur juga memberi penjelasan mengapa dirinya simpatik dengan Jokowi dan keluarganya.

Kesan dan pandangan pribadi Ustaz Yusuf Mansur membuat ramai media sosial setelah diunggah di akun instagram, Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Jumat (8/2/2019).

Dari unggahan foto tangkap layar pesan WhatsApp tersebut, Ustaz Yusuf Mansur membeberkan apa yang selama ini ia pendam.

Yusuf Mansur bercerita banyak hal, namun satu di antaranya mengenai dukungannya kepada Jokowi.

Ia mengaku mendapat penolakan saat itu ketika menegaskan dukungannya untuk Jokowi.

Dituliskannya, Jokowi mengkhawatirkan nasib bisnis pembayaran Paytren yang merupakan milik Ustaz Yusuf Mansur.

"Saya dah lama pengen bicara. Tapi dilarang beliau, Demi Allah. Beliau berulang kali bilang. jangan bela saya. Kasianin Paytren. Ntar ditinggal ummat. Berkali2," tulis Yusuf Mansur.

Yusuf Mansur juga menuliskan keinginannya untuk terlibat juga sempat dibahas oleh Ketua Umum PDIP, Megawati, Wapres Jusuf Kalla hingga Ketua Tim Kemenangan Nasional (TKN) Erick Thohir.

Disebutkannya, Mantan Ketua Mahkamah Konsitutusi, Mahfud MD menyampaikan Jokowi mengatakan kepadanya hal itu tidak perlu lantaran Ustaz Yusuf Mansur sedang berjuang membangun ekonomi umat.

"Bahkan Prof Mahfud pernah cerita. lain, di ultah Mega, tercetus dari Di depan Mega, JK, dan petinggi2 Erick Tohir ttg pelibatan saya."

"Tapi kata Prof Mahfud, Presiden blg, Jangan. Dan kemudian bercerita, bhw Yusuf Mansur itu sedang berjuang membangun ekonomi ummat. Ga usah pilpres2an," tulisnya.

Selain itu, Yusuf Mansur mengisahkan cerita-cerita yang ia dengar dan saksikan sendiri terkait keluarga Jokowi.

Mulai dari kebiasaan dari masa lalu ibu Jokowi hingga sang istri, Iriana Jokowi.

Melihat kebiasaan-kebiasaan ibu Jokowi dan istrinya yang tak berubah, Yusuf Mansur sampai mengucap 'masyaallah' sebagai bentuk kegaguman.

"Dengan hafalan Quran saya, saya yg begitu dekat dg Pak Jokowi jadi saksi, apa yang sering dibicarakan ttg keburukan Pak Jokowi, hanya fitnah belaka. Pendukung Jokowi, ayo bcr kan kebaikan Pak Jokowi. Tanpa menjelekkan Pak Prabowo. Dan sebaliknya," tulisnya.

Ia pun mengunggah bukti percakapannya itu dan kemudian melanjutkan pernyataannya.

"Penjaga masjid istana bersaksi ke saya, sejak 20th yl, bahkan ada yg kerja 30th, bersaksi Presiden Jokowi adalah Presiden yg paling banyak ke masjid. Dan ini selaras dg pemandangan selama 1th trakhir kami pas kami dekat sekali u urusan eMoney," lanjut Yusuf Mansur.

Selain itu, Yusuf Mansur juga sempat menyoroti kebiasaan istri Jokowi, 15 tahun lalu.

"Istri Presiden pun seperti kita2. Bahkan ga hobi belanja dan seperti suaminya. Kalo ke Solo, nyetir sendiri. Saya menyaksikan berkali2. Sampe geleng2. Bukan pencitraan. Dari 15th sblm jd presiden, jdi anggota pengajian, kwn saya di Solo. Ada foto2. Dg posisi jamaah biasa," tulisnya. (*) 

Baca: TERBONGKAR Identitas Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Kartasura, Diungkap Jenderal Polisi Ini

Baca: 2 Tips Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah Saat Mudik, Salah Satunya Iringi Senyuman Terbaik Anda

Baca: Usai Idul Fitri dan Salaman, Ucapkanlah Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Ini Kalimat Balasannya

Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Mahfud MD Sebut saat Ini Banyak 'Ulama Kagetan' di Politik, Begini Reaksi Ustaz Yusuf Mansur, 

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved