Mudik, Kronologi Staf Khusus Anies Baswedan 'Dibohongi' Lion Air hingga Taubat Naik 'Singa Terbang'

Mudik, kronologi staf khusus Anies Baswedan 'dibohongi' Lion Air hingga taubat naik 'singa terbang'. Viral, cerita seorang penumpang gagal naik Lion

Mudik, Kronologi Staf Khusus Anies Baswedan 'Dibohongi' Lion Air hingga Taubat Naik 'Singa Terbang'
KOMPAS.COM
Pesawat udara Lion Air. 

Petugas pun mengatakan kepadanya bahwa Muhammad Chozin Amirullah tidak melakukan check-in secara online. 

"Kita check-in belum terlambat tapi dinyatakan kursi sudah penuh karena tidak online check-in. Yang lain mungkin terima begitu saja, tapi saya tahu web check-in itu bukan kewajiban melainkan opsional. Kalau tidak terlambat check-in bisa di bandaranya," kata Muhammad Chozin Amirullah saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/6/2019).

Dari situ, Muhammad Chozin Amirullah beranggapan kursi yang telah dipesannya dijual ke penumpang lain karena disinyalir telat check-in.

"Lalu, dia (petugas Lion Air) enggak bisa input, dia bilang kursi sudah penuh, bukan terlambat. Enggak salah kalau saya berasumsi kursi itu dijual lagi ke penumpang lain," kata Muhammad Chozin Amirullah meneragkan.

Akhirnya, Muhammad Chozin Amirullah pun mengajukan keluhan kepada petugas maskapai.

Setelah itu, Muhammad Chozin Amirullah diarahkan untuk menuju customer service.

"Saya sampaikan, 'Mas, counter customer service antriannya panjang begitu. Kalau saya ke sana sekarang, saya harus melalui antrian panjang lagi. Begitu sampai dapat giliran di counter pasti mereka akan bilang kalau saya terlambat dan sekarang pesawat sudah boarding. Bolehkah saya diantar untuk bisa langsung bertemu manajemennya tanpa harus antri dulu?'," kata Muhammad Chozin Amirullah menerangkan.

Namun, petugas maskapai tidak bisa mengantarnya.

Singkat cerita, akhirnya Muhammad Chozin Amirullah hanya bisa diantarkan ke customer service, tidak bisa menemui manager maupun supervisor maskapai Lion Air.

Muhammad Chozin Amirullah pun harus kembali mengantre panjang hingga pesawat siap berangkat.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved