Bandingkan Komentar Menhub dan Pihak Lion Air Usai Heboh Penumpang Merasa Dikibuli, Ini Kronologinya

Bandingkan Komentar Menhub dan Pihak Lion Air Usai Heboh Penumpang Merasa Dikibuli

Bandingkan Komentar Menhub dan Pihak Lion Air Usai Heboh Penumpang Merasa Dikibuli, Ini Kronologinya
Tribunnews
Bandingkan Komentar Menhub dan Pihak Lion Air Usai Heboh Penumpang Merasa Dikibuli1 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bandingkan Komentar Menhub dan Pihak Lion Air Usai Heboh Penumpang Merasa Dikibuli

Maskapai penerbangan Lion Air kembali berulah. 

Pelayanan yang tak sesuai harapan membuat penerbangan berlambang singa merah itu kembali jadi sorotan karena pelanggan justeru tak punya kursi meski sudah membeli tiket.

Kok bisa? Cek selengkapnya: 

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menindaklanjuti kasus penumpang Lion Air yang mengaku tidak mendapat kursi meski sudah memiliki tiket.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan memeriksa pihak Lion Air terkait hal tersebut. "Kalau ada satu dua orang itu temui, klarifikasi apa yang terjadi dan konfrontasikan dengan maskapai.

Setelahnya kita akan ambil tindakan sesuai ketentuan," kata dia di Jakarta, Senin (3/6/2019). Sebelumnya, seorang staf khusus Gubernur DKI Jakarta bernama Muhammad Chozin Amirullah merasa dibohongi oleh Lion Air saat dirinya hendak bertolak ke Bangka Belitung.

Baca: Snepal 98 Berbagi Sembako ke Keluarga Prasejahtera di Gowa

Baca: Ditanya Kapan Nikah Ini 6 Jawaban Ngeles Agar Moodmu Tetap Sweet di Hari Raya Idul Fitri 1440 H

Baca: Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Diucapkan Saat Salaman Setelah Lebaran Idul Fitri & Balasannya

Pasalnya, Chozin sampai tidak bisa terbang karena kursinya telah diisi penumpang lain.

Kejadian tak mengenakkan itu dibagikan Chozin pada akun Facebook miliknya. Cerita Chozin pun viral di media sosial.

Budi mengatakan pihaknya bakal meminta keterangan, baik dari penumpang maupun maskapai.

Halaman
1234
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved