Baznas Salurkan Zakat Sebesar Rp 752 Juta kepada Mustahik di Maros

"Alhamdulillah, sudah kita salurkan Rp 752 juta lebih kepada mustahik yang ada di Maros," kata Ketua Baznas Maros, Said Patombongi.

Baznas Salurkan Zakat Sebesar Rp 752 Juta kepada Mustahik di Maros
Ansar/tribunmaros.com
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banjarmasin kunjungan kerja ke Maros. Rombongan Banjarmasin disambut di ruangan Wakil Bupati Maros, Harmil Mattotorang, Selasa (7/8/2018). 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah menyalurkan Rp 752 juta lebih, kepada penerima zakat di Maros.

Zakat tersebut, diberikan kepada 2.819 mustahik atau penerima zakat.

TRIBUNWIKI: Digandeng Lee Hi Buat Comeback Lewat No One, Ini Profil Rapper B.I iKON?

Peringati Hari Lahir Pancasila di Makam Pahlawan Wotu, KOWI Soroti Dinas Sosial Luwu Timur

"Alhamdulillah, sudah kita salurkan Rp 752 juta lebih kepada mustahik yang ada di Maros," kata Ketua Baznas Maros, Said Patombongi, kepada tribun-maros.com, Sabtu (1/6/2019) sore.

Mustahik tersebut, kata dia, seperti anak panti asuhan, pekerja lingkungan, tukang becak, dan warga kurang mampu lainnya.

Said berharap, warga yang belum membayar zakat, agar segera membayar zakatnya kepada Baznas Maros.

"Zakat yang telah terkumpul di Baznas, segera kita serahkan kepada mustahik. InsyaAllah Senin pekan depan, kita rekap untuk penyaluran selanjutnya," ujarnya.

Terpisah, Ketua IV Baznas Sulsel, Bidang Kelembagaan, SDM, dan Administrasi, Moh Arfat Rosyid, meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menyalurkan zakat.

"Kami minta masyarakat lebih berhati-hati, jangan menyalurkan zakatnya kepada pengumpul zakat yang tidak resmi," kata Moh Arfat Rosyid.

Jangan sampai kata dia, masyarakat ingin melaksanakan kewajiban membayar zakat, malah tidak tersalurkan dengan baik.

Moh Arfat Rosyid mencontohkan, di Sulsel terdapat sekitar enam lembaga yang mengumpulkan zakat, namun tidak resmi atau liar.

Hal tersebut membuat sejumlah masyarakat, kerap mengadu kepada Baznas Sulsel.

Kerukunan Orang Wotu Indonesia (KOWI)  memperingati Hari Lahir Pancasila di Makam Pahlawan Wotu, Jl Pahlawan, Desa Arolipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (1/6/2019) sore.
Kerukunan Orang Wotu Indonesia (KOWI) memperingati Hari Lahir Pancasila di Makam Pahlawan Wotu, Jl Pahlawan, Desa Arolipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (1/6/2019) sore. (ivan ismar)

"Banyak yang ngadu terkait penyaluran zakatnya, karena tidak tersalurkan dengan baik. Makanya kami imbau masyarakat lebih berhati-hati, dan salurkanlah zakat kepada lembaga resmi, yakni Baznas," tuturnya.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Padatnya Pengunjung Berburu Baju Lebaran di Karebosi Link

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA) @nurdin.abdullah, mengunjungi tiga mega proyek yang ada di Kabupaten Luwu Utara.

 

Penulis: Amiruddin
Editor: Sudirman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved