TRIBUNWIKI - Sejarah Ketupat Saat Lebaran, Konon Diperkenalkan Sunan Kalijaga, Begini Sejarahnya!

TRIBUNWIKI - Sejarah Ketupat Saat Lebaran, Konon Diperkenalkan Sunan Kalijaga, Begini Sejarahnya!

Sanovra/tribun-timur
Pengrajin menganyam daun pandan untuk membuat ketupat di Sentra Pengrajin kulit ketupat H.Dolo, Kampung Paropo, Jl Abdullah Daeng Sirua, Makassar, Rabu (13/6/2018). Memasuki H-2 Idul Fitri 1439 H, industri pembuatan kulit ketupat di kampung paropo meningkatkan produksinya hingga dua kali lipat, mereka pun panen rejeki jelang Lebaran. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Salah satu makanan utama yang paling teringat saat lebaran adalah ketupat.

Apalagi jika disajikan dengan Opor Ayam yang nikmat dan legit tentu menambah momen lebaran semakin kental dan erat.

Terlebih lagi jika disantap bersama kerabat dekat dan teman-teman yang berkunjung.

Baca: Meme Kocak Pemudik Motor, dari Cuma Berani Bawa Ketupat hingga Curahan Hati Pengendara Ninja

Baca: TRIBUNWIKI - Malam 27 Ramadan, Ini Niat dan Bacaan Doa Salat Tahajud dan Sunah Malam Lailatul Qadar

Ketupat sepertinya menjadi sajian wajib saat lebaran.

Jadi, bukan hanya baju lebaran saja yang menjadi hal utama.

Dilansir dari wikipedia, di antara beberapa kalangan di Pulau Jawa, ketupat sering digantung di atas pintu masuk rumah sebagai semacam jimat.

Pengrajin menganyam daun pandan untuk membuat ketupat di Sentra Pengrajin kulit ketupat H.Dolo, Kampung Paropo, Jl Abdullah Daeng Sirua, Makassar, Rabu (13/6/2018). Memasuki H-2 Idul Fitri, industri pembuatan kulit ketupat di kampung paropo meningkatkan produksinya hingga dua kali lipat, mereka pun panen rejeki jelang Lebaran.
Pengrajin menganyam daun pandan untuk membuat ketupat di Sentra Pengrajin kulit ketupat H.Dolo, Kampung Paropo, Jl Abdullah Daeng Sirua, Makassar, Rabu (13/6/2018). Memasuki H-2 Idul Fitri, industri pembuatan kulit ketupat di kampung paropo meningkatkan produksinya hingga dua kali lipat, mereka pun panen rejeki jelang Lebaran. (Sanovra/tribun-timur)

Ada masyarakat yang memegang tradisi untuk tidak membuat ketupat pada hari biasa, sehingga ketupat hanya disajikan sewaktu lebaran dan hingga lima hari (Jawa, sepasar) sesudahnya.

Bahkan ada beberapa daerah di Pulau Jawa yang hanya menyajikan ketupat pada hari ketujuh sesudah lebaran saja atau biasa disebut dengan Hari Raya Ketupat.

Di pulau Bali, ketupat (di sana disebut tipat) sering dipersembahkan sebagai sesajian upacara.

Baca: Kajati Sulselbar Minta Tim Penyidik Percepat Ekspose Penetapan Tersangka Kasus PD Parkir

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar Bali United vs Persija Jakarta, Nonton via HP Sekarang!

Selain untuk sesaji, di Bali ketupat dijual keliling untuk makanan tambahan yang setaraf dengan bakso, terutama penjual makanan ini banyak dijumpai di Pantai Kuta dengan didorong keliling di sana.

Halaman
1234
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved