Selle KS Dalle Bantah Hak Angket Bahas Isu Keluarga Gubernur Kerja Proyek

"Hak angket obyek penyelidikannya tentang dualisme kepemimpinan bukan soal itu (keluarga gubernur kerja proyek)," kata Selle, Kamis (30/5/2019).

Selle KS Dalle Bantah Hak Angket Bahas Isu Keluarga Gubernur Kerja Proyek
hasim arfah/tribun-timur.com
Anggota DPRD Sulsel, Selle KS Dalle 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pengusul Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Selle KS Dalle membantah hal angket membahas isu keluarga gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah karena mengerjakan proyek di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Hak angket obyek penyelidikannya tentang dualisme kepemimpinan bukan soal itu (keluarga gubernur kerja proyek)," kata Selle, Kamis (30/5/2019).

Selle menegaskan, hak angket berproses terus. "Inshaa Allah," katanya.

Menurutnya, proses penentuan lanjut atau tidaknya nanti pada saat paripurna pengambilan keputusan.

Pada paripurna, sebanyak 3/4 atau 63 anggota DPRD Sulsel dari 84 harus menyetujui untuk hak angket.

Saat ini, anggota fraksi yang sudah bertanda tangan adalah Fraksi Golkar, Demokrat, Gerindra, PAN, Nasdem, PPP, Hanura, PKS dan Umat Bersatu.

Akhir Pekan Ini, Sepanjang Perjalanan Deklarasi di Kaluppang Pinrang

Pasca Kehabisan Obat, Plt Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Ungkap Ini Penyebab Utamanya

Sementara itu, tak ada satupun dari Fraksi PDIP.

Hak angket ini bergulir setelah pemerintah provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) mutasi.

Tapi, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membatalkan karena kesalahan administrasi.

Selain itu, legislator DPRD Sulsel juga menganggap gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman tak "harmonis"

"Jangan dibilang ini kejadian masalah SK kemarin hubungan gubernur dan wagub baik-baik saja, padahal seolah-olah baik," kata Ketua DPRD Sulsel,M Roem, awal bulan Mei 2019.

Mahasiswa Paksa Adiknya Berhubungan Badan, Baru Ketahuan Kalau Sedarah Setelah Hamil & Melahirkan

Roem pun mengatakan, orang di luar Sulsel mempertanyakan. "Ini kok belum apa-apa sudah ribut," kata Roem.

Pernyataan Roem itu pun memantik tanda tangan dari legislator DPRD Sulsel untuk mengajukan hak angket. Hingga, sebanyak 34 anggota DPRD Sulsel sudah menyatakan menyetujui hak angket.

Tapi, belakangan juga fraksi pengusung Nurdin-Sudirman pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 membela.

Pada Pilgub 2019, Nurdin-Sudirman diusung PDIP, PKS, dan PAN.

Sekretaris PDIP Sulsel, Rudi Pieter Goni menganggap tak perlu hak angket karena tak ada masalah serius setelah Kemendagri hanya merekomendasikan pelantikan ulang untuk 193 pejabat eselon III dan IV.

Anggota Fraksi PAN, Syamsuddin Karlos menganggap hanya perlu hak bertanya karena tugas DPRD Sulsel mendorong perbaikan di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. (*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved