CITIZEN REPORT

Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Sulselbar Tolak Penyelenggaraan WTA di Indonesia

Laporan Koordinator Daerah Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Sulselbar Muhammad Arfah

Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Sulselbar Tolak Penyelenggaraan WTA di Indonesia
handover
ISMKMI Sulselbar menggelar aksi tolak di Pantai Losari, Makassar, Selasa (28/5/2019). Mereka menyatakan menolak World Tobacco Asia (WTA) digelar di Indonesia 

Muhammad Arfah
Koordinator Daerah ISMKMI Sulselbar
Melaporkan dari Makassar

Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Sulselbar menggelar aksi menolak World Tobacco Asia (WTA) di Pantai Losari, Kota Makassar, Selasa (28/5/2019) lalu

Aksi yang kami lakukan sebagai bentuk kampanye anti tembakau dalam rangka memeringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang jatuh pada 31 Mei 2019.

Kegiatan yang kami lakukan mendapat respon baik dari masyarakat dengan turut sertanya menandatangani petisi terkait penolakan WTA.

Aksi yang kami lakukan turut dihadiri Dewan Pengawas Nasional 4 ISMKMI Diah Puspitasari.

Dia sekaligus mengapresiasi pengurus ISMKMI Sulselbar karena telah mengadakan kegiatan pencerdasan tentang alasan menolak WTA.

Koordinator Wilayah 4 ISMKMI La Unga Samsi mengatakan, sudah sepatutnya seluruh elemen Mahasiswa Kesehatan dan LSM terkait untuk bergerak menyatakan sikap menolak pelaksanaan WTA dengan penandatangan petisi.

Karumkit RS Bhayangkara Makassar Bukber Bersama 250 Anak Panti Asuhan

Kuliah Tanpa Bebani Orangtua, Empat Mahasiswi UIM asal Maros Ini Jual Puding

Karena menurutnya bila WTA selalu diadakan di Indonesia sama saja kita membiarkan negeri yang kita cintai ini menjadi keranjang keranjang sampah nikotin dunia.

Sudah sepantasnya mahasiswa sebagai agent of change bersama masyarakat kompak#TolakWTA karena setiap di antara kita berhak mendapatkan lingkungan yang sehat untuk pencapaian derajat kesehatan yang maksimal.

World Tobacco Asia atau yang biasa dikenal dengan (WTA) merupakan pameran mesin rokok yang pertama kali diadakan pada tahun 2010 di Jakarta dan kembali diadakan di tahun 2012.

Pihak panitia penyelenggara saat itu berjanji untuk tidak menyelanggarakan kegiatan yang sama di Indonesia.

Namun pada tahun 2016 WTA kembali diadakan di Jakarta dengan nama World Tobacco Process and Machinery atau WTPM dengan tujuan yang sama yaitu meningkatkan perindustrian rokok khususnya di Indonesia.

Lebih parahnya lagi, WTPM menyasar anak-anak muda dan remaja untuk menjadi perokok-perokok baru.

Tak puas dengan hal itu kini WTA akan kembali lagi dan kali ini menyasar kota yang dianugrahi sebagai kota layak anak yaitu Kota Surabaya.

Bagi kami hal tersebut mesti ditolak. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved