Satpolairud Polres Pangkep Tangkap 3 Nelayan Bawa Bom Ikan

Saat ini, kata Ridwan pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan pelaku diamankan di kantor Satpolairut Polres Pangkep.

Satpolairud Polres Pangkep Tangkap 3 Nelayan Bawa Bom Ikan
munjiyah/tribunpangkep.com
Satpolairud Polres Pangkep menangkap tiga nelayan di perairan sebelah timur Pulau Jangang-jangang, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulsel. Ketiga nelayan itu ditangkap karena membawa bom ikan, Rabu (29/5/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, LIUKANG TUPABBIRING UTARA - Satpolairud Polres Pangkep menangkap tiga nelayan di perairan sebelah timur Pulau Jangang-jangang, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Ketiga nelayan itu ditangkap karena membawa bom ikan, Rabu (29/5/2019).

"Jadi kita geledah di atas perahu jolloro yang digunakan nelayan ini. Di atas perahu kita temukan bahan peledak bom ikan yang sudah siap pakai," ujar Kasatpolairud Polres Pangkep, AKP Ridwan Saenong.

Saat ini, kata Ridwan pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan pelaku diamankan di kantor Satpolairut Polres Pangkep.

"Kita sementara penyelidikan" katanya.

Dia mengaku, apa yang dilakukan ketiga nelayan ini tidak patut dicontoh karena merusak lingkungan.

"Pengeboman ikan di laut itu melanggar karena merusak biota laut. Sudah banyak juga nelayan yang menjadi korban mulai dari kehilangan salah satu anggota tubuh bahkan meninggal dunia," jelasnya.

Ridwan menyebut ketiga pelaku inisial H.N, S dan MR ini adalah warga Pulau Karangrang, Desa Mattiro Bulu, kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Ridwan menambahkan, ketiganya diamankan bersama barang bukti.

Barang bukti yang disita yakni 1 unit perahu jolloro, 1 unit mesin kompresor, 2 roll selang warna putih dengan panjang masing-masing kurang lebih 100 meter, 2 buah kecamata selam, 2 buah sepatu katak.

Kemudian 2 buah regulator, 1 buah jerigen ukuran 5 liter berisikan butiran putih yang diduga pupuk amonium nitrate yang sudah dicampur dengan minyak.

Ada juga 4 buah jerigen ukuran 2 liter berisikan butiran putih yang diduga pupuk amonium nitrate yang sudah dicampur dengan minyak, 2 buah jerigen ukuran 1 liter berisikan butiran putih yang diduga pupuk amonium nitrate yang sudah dicampur dengaan minyak.

Selain itu, 1 buah botol plastik berisikan butiran putih yang diduga pupuk amonium nitrate yang sudah dicampur dengan minyak, 1 buah tempat obat nyamuk yang terbuat dari kayu, 1 buah korek, 2 batang obat nyamuk, 1 buah pisau, 1 buah alat tusuk yang terbuat dari kayu, 1 batang sumbu api warna merah dengan panjang 21 cm, 2 buah detonator yang sudah tersambung dengan sumbu api dan 5 biji 5 detonator.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved