Viral Video Polisi Rusak HP Wanita Ngaku Staf Palang Merah di Aksi 22 Mei, ini Penjelasan PMI Pusat

Viral Video Polisi Rusak HP Wanita Ngaku Staf Palang Merah di Aksi 22 Mei, ini Penjelasan PMI Pusat

Viral Video Polisi Rusak HP Wanita Ngaku Staf Palang Merah di Aksi 22 Mei, ini Penjelasan PMI Pusat
Youtube
Viral Video Polisi Rusak HP Wanita Ngaku Staf Palang Merah di Aksi 22 Mei 

Viral Video Polisi Rusak HP Wanita Ngaku Staf Palang Merah di Aksi 22 Mei, ini Penjelasan Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat

TRIBUN-TIMUR.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) angkat bicara soal video viral seorang ibu-ibu yang mengaku petugas PMI saat aksi 22 Mei 2019 lalu.

Dalam video viral tersebut terlihat perempuan itu 'digerebek' sejumlah petugas karena dianggap menyuplai batu-batu untuk para perusuh.

Handphone (HP) perempuan ngaku petugas PMI di tengah aksi 22 Mei 2019 itu langsung disita oleh petugas dan dibanting. 

"Saya ini palang merah lho yah. Nanti saya tuntut Anda lho yah. Aku tidak terima diperlakukan begini ya," ujar perempuan ngaku petugas PMI itu terus menangis.

Video perempuan ngaku petugas PMI itu viral dan kemudian membuat pihak PMI secara khusus memberikan klarifikasi melalui akun media sosial.

PMI juga membagikan atau men-share video viral itu.

Baca: Bukan Presiden Jokowi, ini Jawaban Polisi Soal 4 Pejabat Negara yang Ditarget Pembunuh Bayaran

Baca: Mahfud MD Komentari Bambang Widjojanto Berani Plesetkan MK=Mahkamah Kalkulator,Menghina Pengadilan?

Baca: Giliran Koordinator Jubir Prabowo-Sandi Dahnil Anzar yang Akan Diperiksa Polisi, Makar Juga?

PMI Pastikan Perampuan Viral Bukan Anggota PMI

PMI Pusat memberikan penjelasan bahwa semua petugas PMI memakai seragam maupun atribut resmi sebagaimana diatur dalam UU No 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. UU No 1/2018 juga mengatur tentang siapa saja yang berhak menggunakan lambang kepalangmerahan.
PMI Pusat memberikan penjelasan bahwa semua petugas PMI memakai seragam maupun atribut resmi sebagaimana diatur dalam UU No 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. UU No 1/2018 juga mengatur tentang siapa saja yang berhak menggunakan lambang kepalangmerahan. (Wartakotalive.com/twitter PMI)

Wartakotalive.com mencoba menghubungi pihak PMI.

Kepala Biro Humas PMI Pusat Aulia Arriani kepada Wartakotalive.com membenarkan PMI telah membuat klarifikasi melalui akun twitter (media sosial).

PMI memastikan, jika wanita tersebut bukanlah personil dari PMI.

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved