Sengketa Pilpres di MK

Twitter Presiden ILC TV One Karni Ilyas & Link Berita Bukti Prabowo di MK, Pengamat: Sangat Lemah

Twitter Presiden ILC TV One Karni Ilyas & Link Berita jadi alat bukti Prabowo - Sandiaga di Mahkamah Konstitusi, Pengamat: Sangat Lemah

Twitter Presiden ILC TV One Karni Ilyas & Link Berita Bukti Prabowo di MK, Pengamat: Sangat Lemah
YouTube
Twitter Presiden ILC TV One Karni Ilyas & Link Berita Bukti Prabowo di MK, Pengamat: Sangat Lemah 

Twitter Presiden ILC TV One Karni Ilyas & Link Berita Bukti Prabowo di MK, Pengamat: Sangat Lemah

TRIBUN-TIMUR.COM - Babak baru Pilpres 2019 bergulir di Mahkamah Konstitusi.

Pasangan No Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menggugat putusan KPU yang memenangkan Jokowi-Maruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.

Tim Hukum Prabowo - Sandi akan membuktikan kecurangan KPU dengan bukti-bukti di hadapan majelis Hakim Mahkamah Konstitusi. Untuk sementara, Tim Hukum Prabowo-Sandi menyertakan 51 alat bukti termasuk link berita dan link twitter Presiden ILC TV One Karni Ilyas yang cuti panjang. 

Namun Pengamat hukum tata negara dari Universitas Andalas, Feri Amsari, menilai penyertaan link berita sebagai bukti gugatan perselisihan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi ( MK) akan sangat lemah jika tanpa disertai bukti lain.

Baca: Gawat! Amien Rais Dapat Masalah Lagi, Istri Penulis Buku Jokowi People Power Protes Keras ke AR

Baca: Najwa Shihab Tiba-tiba Berkaca-kaca Gegara Putranya, Lihat Isi Surat & Janjinya Sebelum Pergi Jauh

Baca: Link Live Streaming Trans 7 MotoGP 2019 Italia, Jika Marquez Juara MotoGP 2019 Bakal Membosankan

Bahkan, pemohon yang berasal dari tim kuasa kukum Prabowo-Sandi bisa menjadi bulan-bulanan dalam persidangan apabila tak memiliki bukti lain.

Feri mengatakan, link berita hanya bisa dijadikan sebagai bukti penunjang.

Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi karena itu harus memiliki bukti yang lebih sahih dari sekadar link berita.

"Kalau hanya itu (link berita) sangat lemah. Kurang kuat untuk mendukung dalil-dalil pemohon terkait dengan perselisihan hasil Pilpres 2019," kata Feri saat dihubungi, Senin (27/5/2019).

Feri meyakini, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi yang dipimpin mantan Ketua KPK Bambang Widjojanto punya bukti-bukti lain untuk mendukung bukti link berita yang mereka sertakan dalam gugatan.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved