Saudi Meninggal Setelah Ngamuk dan Tebas IRT di Polman

Pelaku penikaman bernama Saudi (44). Ia diduga menghadang perempuan paruh baya, Murni (50) yang saat itu hendak ke sungai.

Saudi Meninggal Setelah Ngamuk dan Tebas IRT di Polman
edy jawi/tribunmajene.com
Mayat Saudi (44) tergeletak di tengah perkampungan usai mengamuk dan ditebas Hamma Ali di Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar (Polman), Selasa (28/5/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN -- Seorang pria mengamuk dan menebas Ibu Rumah Tangga (IRT),  di Dusun Pumbuttu, Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar (Polman), Selasa (28/5/2019).

Pelaku penikaman bernama Saudi (44). Ia diduga menghadang perempuan paruh baya, Murni (50) yang saat itu hendak ke sungai.

"Murni yang korban rencana ke kali untuk mencuci, tiba-tiba dihadang menggunakan senjata tajam," jelas warga setempat Dermawan.

Saudi menebas tubuh Murni hingga bersimbah darah.

Ayah Murni, Hamma S pun berusaha menyelamatkan anaknya. Namun nahas, ia juga jadi korban sabetan senjata tajam pelaku.

Menilik Peluang Prabowo-Sandi Ubah Hasil Pilpres 2019, Pakar Hukum Nilai Unsur TSM Sulit Dibuktikan

Pemprov Sulbar Target Terbentuk 5 Daerah Otonomi Baru Hingga 2025

Kata Dermawan, pelaku penyerangan ini diduga mengalami gangguan jiwa.

Tak lama berselang, peristiwa ini juga sampai ke telinga adiknya Murni, Hamma Ali. Ia pun datang ke lokasi kejadian.

Hamma Ali lalu mengejar Saudi yang lari ke pemukiman. Ia lalu berhasil menghadang Saudi dan merebut parang dari tangannya.

Hamma Ali pun menebas Saudi hingga tewas. Setelah itu, Hamma Ali menyerahkan diri ke Polsek Campalagian.

Korban Murni, juga tak berhasil diselamatkan. Ia meregang nyawa saat perjalanan menuju Puskesmas.

Halaman
12
Penulis: edyatma jawi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved