Pelanggan PDAM Jeneponto Ada Menunggak Sampai Lima Tahun, Segini Total Tunggakannya

Pelanggan yang menunggak tidak hanya dikalangan masyarakat, tetapi juga pelanggan perkantoran yang ada di kabupaten yang berjuluk butta Turatea.

Pelanggan PDAM Jeneponto Ada Menunggak Sampai Lima Tahun, Segini Total Tunggakannya
Ikbal/Tribun Jeneponto
Plt Dirut PDAM Jeneponto Junaedi 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Ratusan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jeneponto, menunggak dalam pembayaran.

Pelanggan yang menunggak tidak hanya dikalangan masyarakat, tetapi juga pelanggan perkantoran yang ada di kabupaten yang berjuluk butta Turatea.

Penjelasan Lengkap Rektor IAIN Palu Soal Hukum Zakat Fitrah Bagi Korban Bencana

Renovasi Pasar Lakessi Dapat Suntikan Dana dari PUPR Rp 6,3 M

Pelanggan dari instansi pemerintahan sebanyak 97 dengan total utang mencapai Rp 2.075 Juta. Sementara untuk pelanggan rumah warga mencapai 8.350 pelanggan, dengan total utang 4 Milyar 900 juta.

Plt dirut PDAM Jeneponto Junaedi mengatakan, pelanggan yang menunggak ada satu tahun, bahkan ada yang sampai 5 tahun.

"Kalau yang menunggak ada yang satu tahun, bahkan ada yang sampai 5 tahun," katanya keTribunJeneponto.com, Selasa (28/5/2019) siang.

Untuk membantu proses penagihan tunggakan, PDAM Jeneponto menjaling MOU dengan Kejaksaan.

Langkah itupun cukup mambantu PDAM, untuk menyelesaikan utang pelanggan.

Pelanggan yang tidak membayar utang, langsung disurati oleh kejaksaan

"Kita jaling MOU dengan kejari Jeneponto hasil diskusi kita dengan BPK. Nama pelanggan yang menunggak baik instansi pemerintahan maupun rumah tangga kita sampaikan ke kejaksaan, nanti kejaksaan yang menyurati mereka yang jika tidak di indahkan tentu ada proses hukum" jelasnya.

"Langkah ini cukup efektif karena, pelanggan yang menunggak mau membayar utang, ada yang cicil juga ada yang langsung cash," tandasnya.

Pelaksana tugas Dirut PDAM itupun berharap pelanggan dapat menyadari kewajibannya.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe saat memantau langsung kondisi Pasar Lakessi khususnya bagian yang akan direnovasi. Ia didampingi langsung Kepala Bappeda, Syamsuddin Taha
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe saat memantau langsung kondisi Pasar Lakessi khususnya bagian yang akan direnovasi. Ia didampingi langsung Kepala Bappeda, Syamsuddin Taha (Mulyadi/Tribun Parepare)

"Mudah-mudahan pelanggan menyadari bahwa bagaimana PDAM bisa baik kembali, kalau semua tunggukan terbayarkan. Kelancaran PDAM tergantung dari pada pembayaran pelanggang sendiri," tutupnya. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Diduga Warga Palopo Tewas Dirampok, Polisi Olah TKP

Bandara Sultan hasanuddin kelak mirip Kupu-kupu

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved