Info Mudik 2019

Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2019, Bupati Wajo Bacakan Amanat Serentak Kapolri

92 personel gabungan dilibatkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2019 di Mapolres Wajo, Selasa (28/5/2019).

Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2019, Bupati Wajo Bacakan Amanat Serentak Kapolri
TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Bupati Wajo, Amran Mahmud menyematkan pita ke personel pengamanan tanda Operasi Ketupat 2019 dimulai. Operasi Ketupat 2019 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai Rabu (29/5/2019) besok hingga Senin (10/5/2019) mendatang. (Sumber: Hardiansyah Abdi Gunawan) 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Sebanyak 92 personel gabungan dilibatkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2019 di Mapolres Wajo, Selasa (28/5/2019).

Operasi Ketupat 2019 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai Rabu (29/5/2019) besok hingga Senin (10/5/2019) mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Wajo, Amran Mahmud membacakan sambutan seragam Kapolri. Menurutnya, Operasi Ketupat 2019 berbeda dengan operasi tahun-tahun sebelumnya.

Baca: Refeleksi 100 Hari Kerja Bupati Wajo, AGM: Ini Bukan Lagi Masa Kampanye, Saatnya Kerja!

Baca: Caleg Usungannya Tak Dipilih, Pendamping PKH Tarik KKS Milik Warga Pasaka Wajo

Baca: Masih Ada Kampung yang Belum Teraliri Listrik di Wajo, Ini Daerahnya

"Ini dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan pemilu tahun 2019, hal tersebut bahwa potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat 2019 semakin kompleks," katanya.

Gangguan kamtibmas pun menjadi perhatian pada Operasi Ketupat 2019. Seperti aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun kepada personil dan markas polri.

Berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan dan premanisme, aksi intoleransi dan kekerasan seperti akses sweeping oleh ormas, gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat laut dan udara.

"Permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dan bencana alam tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam operasi ketupat 2019," sambungnya.

Personel gabungan tersebut terdiri dari personel Polres Wajo, personel Kodim 1406/Wajo, Satpol PP, Damkar, personel BPBD, Senkom dan pleton rammor.

Untuk mengoptimalkan operasi jelang hari Raya Idulfitri 1440 H tersebut, juga dibuka 5 titik posko di Kabupaten Wajo. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Diduga Warga Palopo Tewas Dirampok, Polisi Olah TKP

Bandara Sultan hasanuddin kelak mirip Kupu-kupu

A

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved