1.397 Personel Gabungan Polda Sulteng Dilibatkan Operasi Ketupat
Operasi akan berlangsung selama 13 hari mulai tanggal 29 Mei hingga10 Juni 2019 dalam rangka pengamanan kegiatan Idul Fitri 1440 H.
Penulis: abdul humul faaiz | Editor: Ansar
TRIBUNPALU.COM, PALU - Polda Sulteng serta jajaran Polres dan Polsek didukung oleh TNI dan instansi terkait l menyelenggarakan operasi kepolisian terpusat dengan sandi operasi ketupat Tinombala 2019.
Operasi akan berlangsung selama 13 hari mulai tanggal 29 Mei hingga10 Juni 2019 dalam rangka pengamanan kegiatan Idul Fitri 1440 H.
Untuk mengecek kesiapan personil, Polda Sulteng melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2019, Selasa (28/05/2019) pagi.
Apel dipimpin Kapolda Sulteng Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto dan Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita, bertempat di halaman Polda Sulteng.
VIDEO: Jembatan Takkalasi Barru Belum Bisa Dilalui Kendaraan
Lawan PSM, Rahmat Darmawan : Laga Akan Berjalan Berat
Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah, AKBP Didik Supranoto mengatakan, dalan Ops Ketupat Tinombala 2019 sebanyak 1.397 personel disiapkan.
Ribuan personel tersebut terdiri dari sejumlah personel gabungan diantaranya Polda Sulteng dan jajaran, TNI, Senkom, Orari dan Rapi.
"Selain itu kami menyiapkan 59 Pos Pengamanan, 25 Pos Pelayanan dan 12 Pos terpadu," sebut Didik.
Kata Didik, Operasi kepolisian terpusat dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1440 H, adalah bersifat terbuka dalam bentuk operasi Harkamtibmas.
Itu dilaksanakan dengan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
"Sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman," katanya.
565 Pelanggan Area Pamasuka Mudik Gratis Bersama Telkomsel, 120 Orang dari Makassar
Masjid At-taubah Pasar Sentral Bagi 1.700 Paket Bingkisan Lebaran
Lebih lanjut Didik menjelaskan, sambutan Kapolri, Tito Karnavian dibacakan oleh Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan beberapa perhatian untuk menjadi pedoman.
Yaitu pertama, mempersiapkan secara optimal seluruh aspek penyelenggaraan operasi.
Hal tersebut bertujuan agar operasi dapat terselenggara dengan sukses, aman, dan lancar.
Kedua, terus pertahankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh personel dalam menghadapi setiap potensi gangguan sepanjang penyelenggaraan operasi.
Ketiga, terus jaga dan pelihara soliditas dan sinergisitas seluruh komponen penyelenggara operasi.
565 Pelanggan Area Pamasuka Mudik Gratis Bersama Telkomsel, 120 Orang dari Makassar
Hindari pelanggaran dan perilaku yang dapat mencederai keberhasilan pelaksanaan tugas.
Keempat, laksanakan setiap penugasan dengan penuh semangat, kebanggaan, dan tanggung jawab, demi keberhasilan pelaksanaan operasi.
Untuk dikatahui, Operasi Ketupat Tahun 2019 akan diselenggarakan di 34 Polda dengan 11 Polda prioritas.
Yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumatra Selatan, Polda Sulawesi Selatan, Polda Bali, dan Polda Papua.
Operasi akan melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri atas 93.589 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel Kementerian dan Dinas terkait, 11.720 personel Satpol PP, 6.913 personel Pramuka, serta 16.076 personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Polri menyiapkan 2.448 Pos Pengamanan, 764 Pos Pelayanan, 174 Pos Terpadu, dan 12 lokasi check point sepeda motor.
Sementara objek pengamanan dalam Operasi Ketupat Tahun 2019, antara lain berupa 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3.097 pusat perbelanjaan, 77.217 masjid, dan 3.530 objek wisata. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz).
Diduga Warga Palopo Tewas Dirampok, Polisi Olah TKP
Bandara Sultan hasanuddin kelak mirip Kupu-kupu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapolda-sulteng-brigjen-pol-lukman-wahyu-hariyanto-dan-danrem-132.jpg)