Topik Bullying Jadi Pembahasan Seminar Psikologi Kesehatan Unibos

Seminar ini turut dihadiri puluhan peserta dari berbagai kalangan tidak hanya mahasiswa psikologi Unibos tetapi juga dari masyarakat umum.

Topik Bullying Jadi Pembahasan Seminar Psikologi Kesehatan Unibos
HANDOVER
Saat Titin Florentina, Sitti Annisa M Harusi M Psi Psikolog dan sharing session bersama Ulwiah Bakri hingga ruang baca duduk bersama dalam seminar psikologi Unibos yang dilaksanakan di Hotel Celebes Indah, Minggu 26 Mei 2019. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Final Tes Psikologi Kesehatan mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) angkatan 2016 menggelar Seminar Psikologi.

Kegiatan ini dilakukan di Hotel Celebes Indah, Minggu 26 Mei 2019 dan Titin Florentina, sebagai dosen psikologi di Unibos turut menjadi pemateri pada seminar dengan tema “Pelaku dan Korban: Justice for Them”.

Jelang Buka Puasa Mahasiswa Unjukrasa di Depan Kampus UINAM , Jl Sultan Alauddin Macet Panjang

Mukena Seharga Rp 3,5 Juta Laris Manis, Istri Reino Barack, Syahrini Mala Minta Maaf ke Pelanggan

Selain Titin turut pula hadir Sitti Annisa M Harusi M Psi Psikolog dan sharing session bersama Ulwiah Bakri hingga ruang baca yang menjadi guest star kegiatan tersebut.

Seminar ini turut dihadiri puluhan peserta dari berbagai kalangan tidak hanya mahasiswa psikologi Unibos tetapi juga dari masyarakat umum.

Titin Florentina menuturkan, maksud kegiatan ini dilakukan hanya untuk saling mengedukasi terkait bagaimana seharusnya memandang perundungan (bully) dari sisi pelaku dan juga korban.

"Disini kita juga ingin membuka wawasan terkait penyebab serta dampak dari perundungan, terkait apa itu bullying, unsur penyebab, konflik yang berbeda, komponen pendukung bullying, pencegahan bullying dan karakteristik pelaku bullying," ucap Titin.

Titin menambahkan, salah satu unsur penyebab bully terjadi karena adanya faktor tidak seimbangnya kekuatan antara individu satu dengan lainnya.

Misalnya pelaku bullying dapat saja berasal dari orang yang lebih tua, lebih mahir secara verbal, lebih tinggi dalam status sosial dan memang memiliki niat untuk mencederai secara emosional atau menimbulkan luka fisik.

Saat Titin Florentina, Sitti Annisa M Harusi M Psi Psikolog dan sharing session bersama Ulwiah Bakri hingga ruang baca duduk bersama dalam seminar psikologi Unibos yang dilaksanakan di Hotel Celebes Indah, Minggu 26 Mei 2019.
Saat Titin Florentina, Sitti Annisa M Harusi M Psi Psikolog dan sharing session bersama Ulwiah Bakri hingga ruang baca duduk bersama dalam seminar psikologi Unibos yang dilaksanakan di Hotel Celebes Indah, Minggu 26 Mei 2019. (HANDOVER)

"Bullying ini dilakukan dengan berbagai macam cara. Biasanya mereka memberi ancaman agresi lebih lanjut dan peristiwa tersebut diulang pelaku hingga berkali-kali. Selain itu juga dilakukan dengan terror dengan maksud untuk mengintimidasi," tambahnya.

Sementara itu, Sitti Annisa M Harusi menambahkan untuk menghindari perilaku bullying dimulai dari diri sendiri.

"Tetapi harus take an action. Sebagai orang dewasa kita perlu memberi contoh yang baik bagi anak-anak melalaui perilaku langsung atau di media sosial dengan tidak melakukan bully meski melalu dunia cyber," katanya.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @wahyususanto_21

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved