Video Brimob Aniaya Perusuh Bukan Hoax, Ini Penjelasan Resmi Polisi & 6 Fakta Kerusuhan 21 - 22 Mei

Video Brimob Aniaya Perusuh Bukan Hoax, Ini Penjelasan Resmi Polisi & 6 Fakta Kerusuhan 21 - 22 Mei

Video Brimob Aniaya Perusuh Bukan Hoax, Ini Penjelasan Resmi Polisi & 6 Fakta Kerusuhan 21 - 22 Mei
tribunnews
Video Brimob Pukul Perusuh Bukan Hoax, Ini Penjelasan Resmi Polisi & 6 Fakta Kerusuhan 21 - 22 Mei 

Video Brimob Pukul Perusuh Bukan Hoax, Ini Penjelasan Resmi Polisi & 6 Fakta Kerusuhan 21 - 22 Mei

TRIBUN-TIMUR.COM - Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut aktor lapangan maupun aktor intelektual yang menskeonarikan Kerusuhan 21-22 Mei lalu.

Kurang lebih 400-an terduga perusuh diamankan polisi.

Polisi terus memperbarui informasi pascakerusuhan.

Fakta-fakta baru terus terungkap pasca kerusuhan yang terjadi di Aksi 22 Mei, Rabu (22/5/2019) lalu.

Satu di antaranya polisi yang membenarkan aksi pemukulan oleh Brimob pada seorang warga di lahan parkir.

Selain itu, Gerindra juga melakukan investigasi terkait ambulans yang membawa batu.
Puncaknya, pemerintah akhirnya mencabut pembatasan akses ke media sosial, Sabtu (25/5/2019) hari ini.

Baca: Inilah Andri Bibir Tersangka Rusuh 21-22 Mei Berikut Peran 10 Tersangka Lain dan Ancaman Hukumannya

Baca: Padahal Deklarasi Dukung Prabowo, Pengacara Kondang Otto Hasibuan Tak Jadi Bela 02 di MK, Kenapa?

Baca: Veronica Tan Sembunyikan Aib Ahok Dibongkar Mantan Menteri, Sebut Istri Barunya Puput Nastiti Devi

Berikut enam fakta terbaru pasca-kerusuhan yang terjadi saat Aksi 22 Mei, yang dirangkum Tribunnews.com dari Kompas.com.

1. Komnas HAM minta Polri usut tuntas soal kasus penembakan

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI Ahmad Taufan Damanik di kantor Komnas HAM RI, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (21/5/2019).
Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI Ahmad Taufan Damanik di kantor Komnas HAM RI, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (21/5/2019). (Gita Irawan/Tribunnews.com)

Korban meninggal dalam kerusuhan Aksi 22 Mei sebanyak tujuh orang dan ketujuhnya merupakan bagian dari para perusuh.

Dari hasil pemeriksaan, ada korban yang meninggal karena peluru tajam.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved