Prabowo-Sandi Bisa Menang di MK dan Balikkan Keadaan, Pakar Hukum Jelaskan Cara Rebut Suara '02'

Prabowo-Sandi bisa menang di MK dan balikkan keadaan, pakar hukum tata negara jelaskan cara rebut suara.

Prabowo-Sandi Bisa Menang di MK dan Balikkan Keadaan, Pakar Hukum Jelaskan Cara Rebut Suara '02'
KOMPAS.COM
Surat suara Pilpres 2019. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Prabowo-Sandi bisa menang di MK dan balikkan keadaan, pakar hukum tata negara jelaskan cara rebut suara.

Jika bisa membuktikan adanya suara minimal 10 juta yang diambil Jokowi - Maruf Amin dari Prabowo-Sandi, maka pasangan nomor urut 02 bisa menang.

Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari mengatakan, jika ingin mengubah hasil Pilpres 2019, Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno harus mampu membuktikan minimal 10 juta dari 85 juta suara Jokowi - Maruf Amin adalah milik mereka.

Angka tersebut, menurut Feri Amsari, adalah bilangan minimal yang dibutuhkan pasangan calon nomor urut 02 itu untuk dapat mengubah hasil Pilpres dengan memenangkan sengketa di Mahkamah Konstitusi ( MK).

"Setidak-tidaknya pihak yang mengajukan permohonan mengubah hasil Pemilu ini harus membuktikan 10 juta suara itu merupakan adalah suara haknya," kata Feri Amsari saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (25/5/2019).

Perhitungan ini diambil dari kalkulasi perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Selasa (21/5/2019).

Berdasarkan hasil pemilu yang ditetapkan KPU, Jokowi - Maruf Amin unggul dengan 85.607.362 suara.

Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi 68.650.239.

Untuk dapat mengubah hasil pemilu, suara Prabowo-Sandi harus mengungguli Jokowi - Maruf Amin.

Oleh karenanya, setidaknya Prabowo-Sandi harus mampu membuktikan 10 juta suara Jokowi - Maruf Amin adalah suara mereka.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved