Pemerintah Kabarkan Bahaya VPN untuk WhatsApp, Stop Pakai Sebelum Nyesal

Pemerintah kabarkan bahaya VPN untuk WhatsApp, stop pakai sebelum nyesal. Setelah pemerintah membatasi akses ke media sosial dan pesan aplikasi

Pemerintah Kabarkan Bahaya VPN untuk WhatsApp, Stop Pakai Sebelum Nyesal
TRIBUNNEWS.COM
VPN WhatsApp. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah kabarkan bahaya VPN untuk WhatsApp, stop pakai sebelum nyesal.

Setelah pemerintah membatasi akses ke media sosial dan pesan aplikasi WhatsApp, beredar informasi bahwa masyarakat dapat menggunakan virtual private network atau VPN untuk mengakses media sosial dan aplikasi pesan secara normal.

Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, meskipun dapat diakses tanpa gangguan, masyarakat perlu waspada ketika memakai VPN, karena data pengguna dapat diakses pihak lain.

"Iya (menggunakan VPN berbahaya karena data bisa diakses). Kementerian Kominfo mengimbau untuk tidak menggunakan VPN," kata Pelaksana Tugas Kepala Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/5/2019).

Menurut Ferdinand Setu, penggunaan VPN sangat berisiko terhadap penyalahgunaan data pribadi dan penyusupan malware ke dalam peranti elektronik.

Menanggapi hal itu, lanjut Ferdinand Setu , Kominfo telah berkoordinasi dengan penyedia aplikasi untuk membatasi penggunaan aplikasi VPN di Indonesia.

Ferdinand Setu menambahkan, pembatasan akses media sosial dan aplikasi pesan instan bergantung pada situasi yang sempat memanas pada 21-22 Mei 2019 lalu.

"Kementerian Kominfo berharap situasi segera kondusif sehingga akses ke media sosial dan pesan instan kembali dinormalkan," ujar dia.

Sementara itu, dikutip TribunSolo.com dari Life Hacker, Selasa (2/10/2018), sebuah penelitian dilakukan peneliti dari Data61/CSIRO, UC Berkeley, UNSW Sydney, dan UCSI mengungkap jika aplikasi Android yang menggunakan VPN ternyata cukup berisiko.

Total ada 283 aplikasi VPN yang diuji para peneliti.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved