Patroli Balap Liar, Tim Resmob Polsek Panakkukang Ciduk 2 Pemuda Pesta Narkoba

Tim Resmob Polsek Panakkukang membekuk dua pengguna Narkoba, di sebuah kos-kos ekslusif di Batua Raya, Jumat (24/4/2019).

Patroli Balap Liar, Tim Resmob Polsek Panakkukang Ciduk 2 Pemuda Pesta Narkoba
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Dua pengguna narkoba, Rinto (33) dan Adnan (31) saat didampingi anggota Resmob Polsek Panakkukang, dibawa ke Polrestabes Makassar. (darul//tribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Resmob Polsek Panakkukang membekuk dua pengguna Narkoba, di sebuah kos-kos ekslusif di Batua Raya, Jumat (24/4/2019).

Dua pengguna narkoba jenis sabu adalah, Rinto (34) waega Jl Batua Raya 12a, Kota Makassar dan Adnan (31) warga Pampang 2 lorong 4, Panakkukang, Kota Makassar.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim menyebutkan, kedua pelaku diamankan saat tim Resmob melaksankan hunting atau patroli pelaku pembalap liar.

Baca: Lupakan Persoalan Pilpres, Pj Wali Kota Makassar Ajak Warga Lebih Fokus Ibadah

Baca: Pesan Pj Wali Kota Makassar Jelang Lebaran: Penuhi Masjid, Bukan Mall

Baca: Antisipasi Copet, Tim Respon Pelabuhan Makassar Pantau Pasar Butung

"Berawal anggota Resmob melaksanakan patroli pelaku Balap Liar dan dugaan aksi perang kelompik di wilayah Panakkukang," ungkap Ahmad, Sabtu (25/5/2019) siang.

Pengguna Rinto dan Adnan diamankan anggota Resmob pada dua kamar berbeda. Awalnya Rinto diamankan di kamar bawah dengan sejumlah barang bukti narkotika.

Seperti satu saset bening berisi kristal di duga Narkotika jenis sabu, tas merah kecil, dua korek gas, pipet alat hisap putih, dan paket hisap alat sabu, juga sebuah pirex.

Sedangkan di kamar Adnan, tim Resmob yang dipimpin oleh Panit II Reskrim Ipda Roberth Haryanto Siga amankan, paket alat hisap, pirex siap pakai, dan saset kecil.

Kata Bripka Ahmad, dua pelaku tersebut mengakui barang bukti tersebut miliknya. Barang-barang tersebut dari pemakaian dalam satu minggu terkahir usai dibeli.

"Kedua pelaku saat ini sudah kami bawa ke pigak penyidik Satresnarkona Polrestabes Makassar untuk kemudian diproses dan dikembangkan lagi," tambah Ahmad. (*)

 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved