Belum Ada Gugatan Kadir Halid-Arfandy Idris di MK

Berbeda dengan pengakuan Juru Bicara Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Berdasarkan pantauan Tribun Timur disitus resmi MK, hingga malam tadi, belum ada gugatan teregistrasi atas nama caleg DPRD Sulsel dari Partai Golkar Kadir Halid maupun Arfandy Idris.

Berbeda dengan pengakuan Juru Bicara Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai.

Prabowo-Sandi Bisa Menang di MK dan Balikkan Keadaan, Pakar Hukum Jelaskan Cara Rebut Suara 02

13 Gugatan Pemilu 2019 dari Sulsel di MK

Empat calon legislatif (caleg) Golkar di Sulawesi Selatan (Sulsel) bisa mengajukan gugatan atau sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dua caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel yakni Kadir Halid, dan Arfandy Idris.

Sedangkan, dua caleg DPRD kabupaten/ kota yakni Arifin Dg Marola (Selayar) dan satu caleg DPRD Pangkep. Gugatan selanjutnya ke MK bisa dilakukan empat caleg tersebut menyusul dikabulkannya permohonan gugatan mereka di Mahkamah Partai Golkar, Kamis (23/5) kemarin.

Sesuai mekanisme Golkar, setiap caleg harus mengajukan dulu permohonan gugatan ke Mahkamah Partai. Jika dikabulkan melalui rekomendasi partai, gugatan bisa berlanjut ke MK.

“Hanya empat caleg Golkar lolos di Mahkamah Partai ke MK, ada dua caleg Golkar provinsi yakni Pak Kadir dan Arfandi,” kata Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhammad Risman Pasigai, Kamis (23/5).

Terpisah, Arfandy mengaku, gugatan ke Mahkamah Partai dan MK karena formulir C1 sangat susah diakses di Selayar. C1 adalah hasil perhitungan suara di setiap tempat pemungutan suara (TPS).  

“Kita tak bisa tembus saksi dan C1 di Selayar,” jelasnya.

Kadir belum memberikan penjelasan. “Pak Kadir sedang sakit, beliau berada di Jakarta,” jelas Fachruddin Rangga, kolega Kadir di DPRD Sulsel.

Halaman
12
Penulis: Abdul Azis
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved